KabarBaik.co, Bojonegoro – Sebuah bangunan yang difungsikan sebagai dapur sekaligus kandang ternak milik warga di Desa Grebegan, Kalitidu, Bojonegoro, ludes terbakar pada Senin (3/8) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga dan langsung menerjunkan personel menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya,” ujar Agus.
Dalam proses pemadaman, Damkarmat Bojonegoro mengerahkan 14 personel dengan tiga unit armada, terdiri dari satu unit Fire Dome Pos Padangan, satu unit water supply Pos Ngasem, dan satu unit fire truck Pos Kota. Upaya pemadaman juga dibantu oleh personel Polsek Kalitidu, Satpol PP Kecamatan Kalitidu, perangkat Desa Grebegan, serta masyarakat sekitar.
Agus menjelaskan bangunan berukuran 8 x 12 meter yang digunakan sebagai dapur dan kandang ternak milik Lasim, 60, seorang petani, hangus terbakar hingga 100 persen. Sementara rumah utama yang berada di sampingnya hanya terdampak sekitar 10 persen sehingga sekitar 90 persen bangunan berhasil diselamatkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh api dari perapian atau bediang yang digunakan di sekitar kandang. Api kemudian merambat ke tumpukan jerami hingga membesar dan menghanguskan bangunan.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari perapian atau bediang yang menjalar ke tumpukan jerami,” jelas Ahmad Agus.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan perapian, terutama di sekitar bahan yang mudah terbakar seperti jerami. Masyarakat juga diminta segera menghubungi layanan Damkarmat apabila terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (*)






