Berawal Bakar Sampah, Deretan Warung hingga Pangkalan Ojek di Babat Lamongan Hangus Terbakar

oleh -59 Dilihat
Kebakaran hebat di Babat, Lamongan. (Foto: Ist)
Kebakaran hebat di Babat, Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Kebakaran melanda sejumlah bangunan semi permanen di bawah dan atas Jembatan Babat-Widang, Jalan Tambangan, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (8/8) sore.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 16.30 WIB dari tumpukan sampah yang berada di belakang salah satu warung di bawah jembatan.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api kemudian cepat membesar dan merambat ke bangunan semi permanen lainnya.

“Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat dari tumpukan sampah yang terbakar di belakang salah satu warung di bawah jembatan,” kata Hamzaid.

Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju api.

Angin kencang yang bertiup dari arah selatan ke utara membuat api dengan cepat merambat ke bangunan semi permanen yang berada di atas jembatan.

“Bangunan-bangunan semi permanen tersebut sebagian besar terbuat dari material kayu dan triplek sehingga api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan,” ujarnya.

Petugas gabungan kemudian dikerahkan untuk memadamkan api. Sebanyak tujuh unit armada pemadam kebakaran dan dua armada suplai air diterjunkan ke lokasi.

Tujuh armada pemadam terdiri dari lima unit milik Kabupaten Lamongan, masing-masing satu unit dari Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban. Sementara dua armada suplai air berasal dari BPBD.

Polisi juga diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan mengurai kemacetan di sekitar jembatan.

Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah bersama personel Polsek Babat dan Satlantas Polres Lamongan membantu memperlancar akses kendaraan pemadam menuju lokasi.

Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan akibat proses pemadaman.

Kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan semi permanen yang berada di atas maupun bawah jembatan.

Bangunan yang terdampak antara lain warung dan tempat usaha milik warga, musala, serta pangkalan ojek.

Dua sepeda motor yang sedang terparkir di pangkalan ojek juga turut terdampak kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materiil. Nilai kerugian masih dalam proses pendataan oleh petugas.

“Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, berdasarkan pendataan awal, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang sampai saat ini masih dilakukan pendataan,” kata Hamzaid.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WIB. Proses pembasahan kemudian dilakukan hingga sekitar pukul 21.30 WIB.

Setelah proses pemadaman dan pembasahan selesai, polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran.

Hingga Minggu (9/8/2026), petugas masih mendata bangunan dan barang milik warga yang terdampak.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal api berasal dari tumpukan sampah, tetapi polisi masih mendalami bagaimana sampah tersebut terbakar.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan yang terdapat bangunan semi permanen dengan material mudah terbakar.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.