KabarBaik.co, Lamongan – Kebakaran hebat melanda Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (12/7) malam. Sedikitnya 10 stan atau ruko dilaporkan terdampak dalam peristiwa yang diduga bermula dari salah satu kios yang menjual plastik dan styrofoam.
Api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 20.30 WIB. Karena material yang mudah terbakar, kobaran api dengan cepat merambat ke stand di sekitarnya.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, sekitar 10 stand terdampak kebakaran.
“Hingga proses pemadaman berlangsung, petugas masih terus melakukan pendataan terhadap stand yang terdampak,” kata Hamzaid, Senin (13/7).
Untuk mengendalikan kebakaran, sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai daerah dikerahkan ke lokasi, dibantu armada suplai air milik BPBD.
Sejumlah personel Polres Lamongan juga diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan membantu kelancaran proses pemadaman. Mereka dipimpin Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso bersama Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah serta personel Ton Harkamtibmas dan Polsek Babat.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Senin sekitar pukul 02.30 WIB.
Meski api telah padam, proses penanganan masih berlanjut hingga Senin pagi. Petugas melakukan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru karena kepulan asap masih terlihat dari sisa material yang terbakar.
Saat ini, enam unit mobil pemadam kebakaran masih disiagakan di lokasi. Armada tersebut berasal dari Damkar Kabupaten Lamongan, Pos Babat, Pos Paciran, Pos Ngimbang, Batalyon Teritorial Pembangunan, serta bantuan dari Damkar Kabupaten Tuban.
Sementara itu, personel Polsek Babat tetap berjaga di lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar Pasar Agrobis Babat agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Hamzaid memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil sementara ditaksir mencapai sekitar Rp 1 miliar.
“Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Lamongan. Olah tempat kejadian perkara juga akan dilakukan bersama Tim Bidang Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, antara lain dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak menempatkan bahan yang mudah terbakar di dekat sumber panas, serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kebakaran.
Selain itu, masyarakat diminta mematuhi arahan petugas dan tidak berkerumun di sekitar lokasi agar proses pendinginan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.(*)






