KabarBaik.co, Jombang – Kebakaran melanda MI Negeri 2 Jombang yang berada di Dusun Tanggungan, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Rabu (24/6) sekitar pukul 14.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui warga setelah terlihat kobaran api berasal dari area kantin sekolah. Api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah bangunan di lingkungan sekolah.
Kapolsek Plandaan AKP Sartono mengatakan, kejadian diketahui setelah salah satu tenaga pengajar, Mohammad Farid, 43, mendapat informasi dari warga terkait adanya kebakaran di sekolah tersebut.
“Api awalnya terlihat di kantin sekolah, kemudian membesar dan menjalar ke ruang kelas 6, ruang kelas 2, serta ruang guru,” ujar AKP Sartono dalam keterangannya Kamis (25/6).
Mengetahui kejadian itu, warga sekitar bersama perangkat desa langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, petugas BPBD dan pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku beberapa saat, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari kipas angin di kantin sekolah.
“Untuk sementara penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik dari kipas angin yang berada di kantin,” jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa ruangan sekolah. Pihak sekolah diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp 100 juta.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. (*)






