KabarBaik.co, Jombang – Musibah kebakaran menimpa rumah milik Mariyam, 75, warga Dusun Tondowesi, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jumat (26/6) sekitar pukul 11.45 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, rumah beserta seluruh isinya hangus dilalap api. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 125 juta.
Berdasarkan keterangan warga, kebakaran diduga berasal dari tungku yang sebelumnya digunakan untuk memasak keripik pisang. Api diduga belum benar-benar padam saat pemilik rumah meninggalkan dapur untuk menunaikan salat.
“Setelah memasak, pemilik rumah pergi salat. Diduga api di tungku kembali menyala lalu merambat ke dapur hingga akhirnya membakar seluruh rumah,” ujar Yasan, warga setempat.
Kepala Desa Klitih, Siti Ro’aini, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kobaran api dengan cepat membesar sehingga bangunan rumah tidak dapat diselamatkan.
“Selain bangunan rumah, seluruh dokumen penting dan surat-surat berharga milik korban juga ikut terbakar. Kerugian ditaksir sekitar Rp 125 juta,” katanya.
Siti Ro’aini mengimbau warga agar selalu memastikan kompor maupun tungku benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah, sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan.
“Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih waspada saat menggunakan api di rumah,” pungkasnya.






