KabarBaik.co, Malang – Kebakaran Bromo semakain meluas. Meluasnya kebakaran membuat wisata Bromo ditutup total. Semua pintu masuk ke Bromo ditutup total.
Penutupan wisata Bromo dilakukan berdasarkan surat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Surat bernomor PG.18/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/08/2026 yang ditandatangani Kepala TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha itu memuat empat hal berkaitan dengan dampak kebakaran Bromo yang semakin meluas di area Kaldera.
Berikut empat poin tersebut:
1. Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung, kunjungan Wisata Bromo dari semua pintu masuk yaitu pintu masuk Cemorolawang (Kab. Probolinggo), Wonokitri (Kab. Pasuruan), Jemplang dan Coban Trisula (Kab. Malang), serta Senduro (Kab. Lumajang) ditutup untuk kunjungan wisata.
2. Penutupan diberlakukan sejak Sabtu tanggal 8 Agustus 2026 mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut.
3. Bagi pengunjung yang sudah melakukan pembelian tiket masuk melalui aplikasi booking online untuk kunjungan selama masa penutupan, akan diberi kesempatan untuk penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian uang (refund), dengan melengkapi formulir yang kami sampaikan melalui admin aplikasi booking online TNBTS.
4. Menghimbau kepada masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata, agar tidak melakukan aktivitas wisata di kawasan TNBTS dan tetap menjaga kawasan TNBTS dari kebakaran hutan dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.
Saat ini kebakaran meluas hingga membakar kawasan lebih dari 179,2 hektare. Kebakaran terus meluas dan mulai membakar kawasan padang savana Bromo dan bergerak mengarah ke kawasan Bukit B-29 yang masuk wilayah Lumajang. (*)






