KabarBaik.co, Sidoarjo – Kemacetan panjang yang hampir setiap hari terjadi di jalur utama Waru–Buduran, khususnya di kawasan simpang Gedangan, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo segera menyiapkan pembangunan flyover Gedangan. Proyek tersebut digadang menjadi solusi untuk mengurai kepadatan kendaraan di salah satu titik lalu lintas tersibuk di Sidoarjo.
Saat ini, Pemkab Sidoarjo mulai memetakan lokasi lahan yang akan digunakan untuk proyek pembangunan flyover tersebut. Area yang masuk dalam rencana pembebasan berada di sisi timur Jalan Raya Gedangan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Muhammad Makhmud mengatakan, pembebasan lahan dilakukan dari titik perempatan Gedangan dengan jangkauan sekitar 250 meter ke arah utara maupun selatan.
“Bangunannya nanti mulai dari sisi timur jalan. Dari perempatan kurang lebih 250 meter ke utara dan 250 meter ke selatan,” ujarnya pada KabarBaik.co, Selasa (26/5).
Ia menjelaskan, untuk sisi utara, area pembebasan lahan diperkirakan mencapai sekitar kawasan Bank BCA Gedangan. Sedangkan di sisi selatan, titiknya masih berada sebelum kawasan Perumahan Puri Surya Jaya (PSJ).
Total luas lahan yang dibutuhkan dalam proyek pembangunan flyover itu mencapai 45.822 meter persegi.
Pemkab Sidoarjo menargetkan proses pembebasan lahan dapat dirampungkan hingga November 2026. Setelah seluruh tahapan selesai, pembangunan fisik flyover direncanakan mulai dikerjakan pemerintah pusat pada tahun 2027.
“Target pembebasan lahannya selesai November 2026, lalu pembangunan fisiknya dilaksanakan pemerintah pusat tahun 2027,” pungkasnya.(*)








