KabarBaik.co, Sumenep – Madura memiliki ratusan pulau-pulau kecil, baik yang berpenghuni maupun tidak. Salah satu yang berpenghuni adalah Pulau Sapeken yang berada di Kabupaten Sumenep. Belakangan kabar baik yang tersiar dari sini tidak lagi hanya soal hasil laut yang beraneka ragam dan melimpah, tapi juga tentang semangat anak-anaknya dalam menuntut ilmu.
Semangat itu terasa saat wartawan KabarBaik.co melaksanakan sosialisasi program 1.000 Kabar Baik untuk Indonesia di Pesantren Persatuan Islam 95 Abu Hurairah Sapeken, Senin (24/8). Puluhan santri perempuan (santriwati) kelas II dan III MTs antusias menyimak setiap penjelasan dan materi sosialisasi yang disampaikan KabarBaik.co. Termasuk saat membahas tentang enaknya menjadi wartawan.
Beberapa santri akhirnya berkeinginan menjadi wartawan karena dinilai memiliki akses yang luas untuk berbicara empat mata dengan pejabat negara seperti bupati, gubernur, menteri, bahkan presiden. Beberapa lainnya terdorong hatinya menjadi jurnalis karena bisa menyambangi kabupaten/kota di Indonesia dengan tidak mengeluarkan ongkos dari kantong pribadi.
“Kalau kantor menugaskan liputan ke banyak daerah, ya otomatis kita bisa gratis ke semua daerah itu karena yang menanggung semua ongkos dan akomodasi adalah kantor. Bahkan kita dikasi uang saku. Begitu juga jika ada penugasan liputan ke luar negeri, maka wartawan bisa liburan jika tugas-tugas jurnalistik yang ditugaskan kantor telah rampung,” jelas wartawan KabarBaik.co, Hairul Faisal.
Sebagai persiapan awal menjadi jurnalis, para santriwati ditugaskan menulis kabar baik yang ada di sekitar pesantren dan tempat tinggal mereka. Satu persatu santriwati kemudian mulai berpikir dan mengingat-ingat informasi kebaikan apa saja yang ada di sekitar lingkungan mereka. “Cari dan pikirkan apa saja kabar baik di sekitar kita yang perlu diketahui dan menginspirasi masyarakat Indonesia,” seru Hairul Faisal.
KabarBaik.co memang tengah menggencarkan sosialisasi program 1.000 Kabar Baik untuk Indonesia ke berbagai sekolah dan tempat-tempat umum. Para pelajar dan masyarakat umum hanya diminta menulis dan mengirim berita kebaikan di sekitar mereka dengan maksimal 450 kata. Setiap berita kebaikan yang disertai foto pendukung paling lambat dikirim pada 30 September 2026 via email seribukabarbaik.@gmail.com. Disediakan total hadiah Rp 12 juta bagi para pemenang yang kabar baiknya dinilai paling menginspirasi untuk Indonesia. (*)








