Bertani- Krokot (Portulaca oleracea L.) adalah tanaman liar yang sering tumbuh di pekarangan, pinggir jalan, atau bahkan di sela-sela trotoar. Meski sering dianggap sepele, krokot sebenarnya merupakan sayuran bernutrisi tinggi yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Selain bisa dikonsumsi mentah sebagai lalapan, krokot juga dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan sehat.
Tanaman ini memiliki batang kemerahan dengan daun kecil berwarna hijau. Keunggulan krokot terletak pada kandungan dua jenis asam lemak omega-3, yaitu ALA dan EPA, yang umumnya ditemukan dalam ikan dan alga. Tak hanya itu, krokot juga mengandung air dalam jumlah tinggi, mencapai 93 persen, menjadikannya sebagai sumber hidrasi alami bagi tubuh. Kandungan Nutrisi Daun Krokot
Dalam setiap 100 gram krokot terkandung berbagai nutrisi penting, antara lain:
- Karbohidrat: 3,39 gram
- Lemak: 360 mg (termasuk omega-3)
- Protein: 2,03 gram
- Energi: 20 kkal
- Kalsium (Ca): 65 mg
- Zat Besi (Fe): 1,99 mg
- Magnesium (Mg): 68 mg
- Kalium (K): 494 mg
- Natrium (Na): 45 mg
- Vitamin: B kompleks, folat, vitamin C, A, dan K
- Antioksidan: Glutation, melatonin, dan betalain
Kombinasi nutrisi ini membuat krokot sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh seperti :
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Asam lemak omega-3 dalam krokot membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dan meningkatkan keseimbangan kolesterol yang lebih sehat. Selain itu, kandungan kalium dalam krokot berperan sebagai vasodilator yang membantu merelaksasi pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung serta stroke.
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Krokot adalah makanan rendah kalori dengan hanya 20 kkal per 100 gram. Kandungan seratnya juga membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama, sehingga cocok dijadikan sebagai menu diet sehat.
3. Membantu Perkembangan Anak
Omega-3 dalam krokot berperan dalam perkembangan otak anak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam lemak ini dapat membantu menurunkan risiko gangguan perkembangan seperti autisme dan ADHD.
4. Merawat Kesehatan Kulit
Vitamin A yang tinggi dalam krokot membantu mengurangi peradangan dan merangsang regenerasi sel kulit, sehingga dapat mengatasi jerawat, mengurangi kerutan, serta mempercepat penyembuhan luka. Penggunaan daun krokot secara topikal juga bisa meredakan alergi kulit.
5. Memperkuat Tulang dan Gigi
Krokot kaya akan mineral penting seperti kalsium, magnesium, mangan, dan zat besi yang diperlukan untuk menjaga kepadatan tulang serta mencegah osteoporosis.
6. Menjaga Kesehatan Mata
Kandungan beta-karoten dan vitamin A dalam krokot membantu menjaga kesehatan mata, melindungi dari degenerasi makula, dan mengurangi risiko katarak.
7. Mencegah Penyakit Kanker
Krokot mengandung antioksidan kuat seperti beta-cyanins dan beta-xanthins yang mampu melawan radikal bebas penyebab kanker. Selain itu, vitamin C dan A dalam krokot juga berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan sel kanker, terutama kanker paru-paru dan mulut.
8. Meningkatkan Sistem Pencernaan
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, krokot sering digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan seperti diare, wasir, dan disentri. Senyawa aktif dalam krokot, seperti dopamin, asam malat, dan asam sitrat, membantu meredakan gangguan pencernaan secara alami.
9. Mengatasi Migrain
Kandungan vitamin B2 dalam krokot dapat membantu mengurangi frekuensi dan intensitas serangan migrain, sehingga bisa menjadi solusi alami bagi penderita sakit kepala kronis.
10. Mencegah Stroke dan Penyakit Kardiovaskular
Omega-3 dalam krokot berperan dalam menurunkan kadar lemak dalam darah, termasuk trigliserida, yang dapat membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah dan menurunkan risiko stroke.
11. Menghidrasi Tubuh Secara Alami
Dengan kandungan air yang tinggi, krokot dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan mencegah dehidrasi.
12. Mempercepat Penyembuhan Luka
Senyawa antioksidan dalam krokot, seperti beta-karoten dan asam askorbat, membantu mempercepat proses penyembuhan luka serta mengurangi dampak paparan radikal bebas pada kulit.
Cara Mengolah Krokot dengan Benar
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari krokot, ada berbagai cara mengolahnya, seperti:
- Dijadikan lalapan atau salad: Krokot bisa dimakan mentah bersama sambal atau dicampur dengan sayuran lain dalam salad.
- Dimasak sebagai sup atau tumisan: Krokot dapat ditumis dengan bawang putih atau dimasak dalam sup untuk menambah nilai gizi makanan.
- Ditambahkan ke dalam smoothie: Daun krokot bisa dicampur dengan buah-buahan untuk dijadikan smoothie yang kaya nutrisi.
- Dibuat teh herbal: Rebusan daun krokot dapat diminum sebagai teh yang menenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
Krokot bukan sekadar tanaman liar yang sering dianggap gulma, tetapi merupakan sumber nutrisi luar biasa yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Mulai dari menjaga kesehatan jantung, memperkuat tulang, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, manfaat krokot sangat beragam. Dengan berbagai cara pengolahan yang mudah, tanaman ini bisa menjadi pilihan makanan sehat yang kaya manfaat. Namun, bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.












