Bertemu Dubes RRT, Gubernur Khofifah Bahas Pembangunan Pabrik Melamin Terbesar Dunia di Gresik

oleh -590 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 07 at 5.28.59 PM
Khofifah Indar parawansa saat memberikan cinderamata kepada Dubes Tiongkok Wang Lutong di Gedung Graha Amukti Praja, Bandara Internasional Juanda (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Lutong di Graha Amukti Praja, Bandara Internasional Juanda, Selasa (7/4). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sekaligus membuka peluang kerja sama strategis antara Jawa Timur dan Tiongkok.

Dalam kunjungan tersebut, Wang Lutong turut didampingi Konsul Jenderal RRT Ye Su, Wakil Konsul Jenderal RRT Tan Dayou, Konselor Bisnis Kedubes RRT Wu Zhiwei, serta Sekretaris Kedubes RRT Wang Hong.

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa kunjungan ini membawa banyak potensi kolaborasi lintas sektor, mulai dari investasi industri hingga pengembangan sumber daya manusia. Ia menyebut diskusi berlangsung intens dan menghasilkan sejumlah rencana konkret.

Salah satu poin utama yang mengemuka adalah rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik melamin di kawasan JIIPE Gresik Rabu (8/4) Besok. Proyek tersebut digadang-gadang menjadi pabrik melamin terbesar di dunia dan dijadwalkan dimulai dalam waktu dekat.

“Pertemuan ini sangat produktif. Kami membahas langkah konkret, termasuk rencana pembangunan pabrik melamin terbesar di dunia di Gresik yang akan segera dimulai,” ujar Khofifah.

Selain industri, Pemprov Jatim juga memanfaatkan momentum kunjungan ini untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah. Salah satu destinasi yang disorot adalah Gunung Bromo yang dinilai memiliki daya tarik global.

Menurut Khofifah, kunjungan ke Bromo menjadi bagian dari strategi memperluas promosi wisata Jawa Timur ke kancah internasional.

Di sektor pendidikan dan riset, kedua pihak turut membahas penguatan kerja sama, termasuk peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) melalui inovasi dan kolaborasi pendidikan.

Tak hanya itu, isu transisi energi juga menjadi perhatian. Khofifah menyampaikan pentingnya percepatan peralihan dari energi fosil ke energi baru terbarukan, termasuk pengembangan teknologi solar panel sebagai bagian dari komitmen menuju net zero emission.

“kita Punya komitmen untuk mewujudkan Net Zero Emission 2060, ini menjadi diskusi yang mudah-mudahan nanti akan bisa kita maksimalkan,” tegasnya.

Pada sektor peternakan, Jawa Timur juga membuka peluang kerja sama impor sapi perah unggul dari Tiongkok. Langkah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan susu nasional yang terus meningkat.

“Kami melihat potensi besar dari kerja sama ini, termasuk pemenuhan kebutuhan susu melalui pengembangan sapi perah berproduktivitas tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wang Lutong menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta capaian pembangunan yang telah diraih di bawah kepemimpinan Khofifah.

Ia juga menegaskan komitmen Tiongkok untuk terus memperluas kerja sama, baik di sektor industri, energi terbarukan, maupun pengembangan SDM melalui pendidikan vokasi.

“Kami melihat Jawa Timur sebagai mitra strategis. Ke depan, kami berharap semakin banyak kolaborasi yang terjalin dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi masuknya investasi baru serta penguatan hubungan bilateral yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur secara berkelanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.