Blitar Belum Punya Apotek Hewan, 67 Persen Pakai Obat Manusia

oleh -103 Dilihat
Petugas DKPP blitar saat memberikan vaksin hewan ternak.
Petugas DKPP Blitar saat memberikan vaksin hewan ternak.

KabarBaik.co, Blitar – Ketiadaan apotek khusus hewan di Kabupaten Blitar mulai menjadi sorotan. Selama ini, layanan kesehatan hewan masih bergantung pada obat-obatan untuk manusia, yang dinilai kurang ideal dari sisi peruntukan.

Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, mengatakan pemerintah daerah mendorong pendirian apotek veteriner sebagai solusi atas kondisi tersebut. Apalagi, saat ini telah ada regulasi baru yang membuka peluang pengelolaan obat di bidang kedokteran hewan.

“Dengan adanya regulasi baru ini, kami mendorong dokter hewan untuk bisa mendirikan apotek veteriner. Pemerintah tentu akan mendukung,” ujarnya, Senin (20/4).

Menurutnya, keberadaan apotek veteriner penting untuk memperkuat layanan kesehatan hewan, terutama dalam penyediaan obat yang sesuai standar. Nantinya, apotek bisa dikembangkan melalui klinik hewan dan dikelola langsung oleh tenaga profesional.

Di sisi lain, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Timur VIII Riris Dian Wiwahyu, mengungkapkan bahwa fasilitas serupa sebenarnya sudah mulai berkembang di sejumlah daerah, namun belum menjangkau wilayah seperti Blitar.

“Untuk daerah seperti Blitar memang belum ada, padahal kebutuhan itu cukup besar untuk mendukung praktik dokter hewan,” jelasnya.

Ia menyebut, saat ini sekitar 67 persen obat yang digunakan dalam penanganan hewan masih berasal dari obat untuk manusia. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidaktepatan penggunaan karena perbedaan fungsi dan dosis.

“Ke depan, kita ingin penggunaan obat lebih spesifik untuk hewan agar tidak terjadi kesalahan,” tegasnya.

Meski belum ditemukan dampak signifikan, keberadaan apotek veteriner dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Selain meningkatkan kualitas layanan, langkah ini juga diharapkan mampu menunjang kesejahteraan hewan di daerah.

“Harapannya, pelayanan kesehatan hewan bisa lebih optimal dan terstandar,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.