KabarBaik.co, Surabaya – Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 12 Surabaya. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha dan sektor perbankan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, bersama Regional Chief Executive Officer BRI Region 12 Surabaya, Reza Syahrizal Setiaputra. Kerja sama ini difokuskan
pada penyediaan serta optimalisasi layanan perbankan untuk mendukung aktivitas pelaku usaha di Jawa Timur.
Reza menegaskan, kolaborasi tersebut tidak sekadar bersifat administratif, melainkan dirancang sebagai kemitraan jangka panjang yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian. Menurutnya, sinergisitas antara BRI dan Kadin merupakan langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan.
“Ke depan, kolaborasi ini diharapkan terus berkembang dan mampu menghadirkan nilai tambah, khususnya bagi masyarakat dan pelaku usaha di Jawa Timur,” ujarnya, Rabu (8/4).
Ia juga menilai Kadin sebagai wadah besar yang menaungi berbagai pelaku usaha dan asosiasi bisnis. Hal ini menjadi peluang bagi BRI untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
Sementara itu, Adik Dwi Putranto menyambut positif kerja sama tersebut, terutama dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Menurutnya, permodalan masih menjadi salah satu kebutuhan utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis.
“Kerja sama ini sangat relevan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pelaku usaha terhadap akses permodalan dan layanan keuangan lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan sebagai bagian dari kolaborasi. Kadin Jatim mendorong keterlibatan BRI dalam memberikan edukasi keuangan, termasuk di lingkungan perguruan tinggi.
Selain itu, peluang kerja sama juga terbuka dalam program pengembangan sumber daya manusia (SDM), seperti kegiatan magang dan keterlibatan mahasiswa di dunia industri. Upaya ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan kesiapan tenaga kerja.
Kesepakatan ini sekaligus menegaskan peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta peran BRI sebagai lembaga intermediasi keuangan yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat, termasuk melalui penguatan layanan perbankan digital.
Melalui sinergisitas tersebut, kedua pihak optimistis dapat memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku usaha di Jawa Timur, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.








