Bupati Marhaen Dorong KDMP di Nganjuk Terapkan Sistem Jemput Bola dan Online

oleh -114 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 10 at 2.24.58 PM
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat meninjau KDMP Desa Nglawak, (ist)

KabarBaik.co, Nganjuk– Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi atau akrab disapa Kang Marhaen, melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau langsung operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Nglawak, Kertosono. Kang Marhaen Didampingi Dandim 0810/Nganjuk dan Camat Kertosono, ia melihat perkembangan unit usaha desa yang kini mulai tumbuh pesat.

“Masyarakat sekarang cenderung menginginkan produk yang praktis atau ‘manja’. Apa-apa beli online. Maka, KDMP harus siap men-support kebutuhan itu. Tidak perlu warga yang keliling, tapi kita yang tanya apa butuhnya tiap bulan, lalu disupport dari sini,” ujar Kang Marhaen, Minggu (10/5)

Ia menekankan kunci keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih ada pada pelayanan. Model jemput bola dan layanan berbasis daring wajib diterapkan agar warga makin mudah memenuhi kebutuhan pokok.

Bagi Kang Marhaen, koperasi tidak boleh kalah saing dengan pasar modern atau layanan belanja daring, justru harus menjadi solusi utama warga karena lokasinya dekat dan paham kebutuhan warga sekitar.

“Kita harus punya sistem pencatatan kebutuhan rutin. Mulai dari beras, gas LPG, minyak goreng, sampai kebutuhan lain, semua tercatat bulanan. Ini cara kerja yang efisien, tepat sasaran, dan memudahkan semua pihak,” tambahnya.

Selain melayani warga, Kang Marhaen juga berpesan agar koperasi berani membidik pasar lebih luas. Salah satunya menjangkau kalangan ekonomi atas yang biasanya berbelanja di mal atau kota.

Jika kualitas barang baik, lengkap, dan pelayanannya cepat, tidak mustahil mereka akan beralih belanja ke koperasi desa. Hal ini sekaligus memperkuat ekonomi lokal agar perputaran uang tetap ada di desa.

“Jangan anggap pasarnya cuma warga sekitar saja, KDMP harus mampu menarik kalangan ekonomi atas, yang biasa belanja di tempat mahal, supaya mau belanja di sini. Caranya, lengkapi barang, jaga kualitas, dan berikan layanan yang nyaman. Semakin banyak yang belanja, semakin kuat ekonomi desa kita,” jelasnya.

Hal lain yang jadi perhatian utama adalah ketersediaan barang-barang kebutuhan dasar dari pemerintah. Kang Marhaen meminta KDMP wajib memprioritaskan produk seperti minyak goreng Minyakita dan pupuk pertanian.

Ini bentuk dukungan nyata agar program pemerintah tepat sasaran dan warga desa mudah mendapat barang bersubsidi atau barang kebutuhan penting.

“Komoditas pemerintah harus jadi prioritas utama. Pastikan Minyakita selalu ada, pupuk tersedia cukup, barang pokok aman. Tugas koperasi adalah menyalurkan ini dengan lancar, tepat waktu, dan harga terjangkau bagi seluruh warga,” tegasnya.

Kang Marhaen mengapresiasi kinerja pengelola Desa Nglawak. Ia menilai pengelolaan dan penampilan koperasi sudah sangat rapi, menarik, dan tertata baik.

Hasilnya pun terlihat nyata: omzet harian koperasi ini kini sudah berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 4 juta setiap harinya. Angka ini dianggap sangat bagus dan menjadi bukti koperasi sudah diterima masyarakat.

“Harapannya, ekonomi kerakyatan di semua desa di Nganjuk harus melesat. Beri kesempatan pasar-pasar modern desa seperti KDMP ini berkembang agar ekonomi kita kuat dari bawah,” pungkas Kang Marhaen. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.