Bupati Pasuruan Segera Tata Kembali Alun-alun Bangil Sebagai Jantung Ibukota

oleh -71 Dilihat
WhatsApp Image 2025 05 02 at 12.44.34
Suasana Alun-alun Bangil penuh oleh PKL. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Kawasan Alun-alun Bangil dinilai masih memerlukan sentuhan penataan yang lebih komprehensif kendati telah mengalami sedikit pembenahan dan mencatat peningkatan kunjungan. Ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu segera diatasi di jantung kota tersebut.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengungkapkan, beberapa persoalan mendasar yang menjadi perhatian utama adalah akses jalan sempit di sisi timur alun-alun. Kesemrawutan parkir kendaraan yang kerap mengular, hingga keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang tak jarang mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Kami inginkan penataan yang maksimal terutama pada PKL yang begitu banyak dan jalan alun-alun. Itu perlu perencanaan matang agar nantinya bisa dinikmati,” kata Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan, Jumat (2/5).

Untuk mewujudkan visi penataan yang terpadu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan telah mengalokasikan anggaran khusus. Dana ini akan digunakan untuk menyusun perencanaan kawasan wisata terintegrasi di Alun-alun Bangil, sekaligus menyempurnakan dokumen perencanaan yang telah ada sebelumnya. “Kami tidak ingin perencanaan parsial, dalam artian setengah-setengah,” jelas Mas Rusdi.

Mas Rusdi menekankan pentingnya perencanaan yang bersifat final dan mampu menjawab seluruh permasalahan yang ada. Menurutnya, perencanaan yang matang merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. “Makanya tahun ini, insyaallah, kita mulai perencanaan dulu. Ini harus dimatangkan dulu,” imbuhnya.

Rencana penataan ini akan mengintegrasikan berbagai elemen penting di sekitar alun-alun, termasuk Masjid Agung Bangil, sistem parkir yang lebih tertib, serta penataan keberadaan sekitar 90 PKL.

Mas Rusdi menyadari betul dilema keberadaan PKL yang di satu sisi menjadi daya tarik, namun di sisi lain seringkali dikeluhkan karena mengganggu lalu lintas. “Sementara dibiarkan dulu sambil menunggu desain yang pas. Kalau sudah ada, mungkin direlokasi dengan catatan jangan sampai merugikan. Kalaupun relokasi, dicarikan tempat yang lebih ramai,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.