KabarBaik.co, Jombang – Kebakaran yang melanda toko kelontong di Dusun Gebangmalang, Desa Bandung, Diwek, Jombang, Rabu (13/5) dini hari, diduga bukan terjadi secara spontan.
Dugaan itu menguat setelah muncul rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria melempar benda diduga bom molotov ke arah toko sebelum api berkobar.
Dalam rekaman CCTV berdurasi 12 detik yang beredar di warga, aksi tersebut terjadi sekitar pukul 02.12 WIB. Terlihat seorang pria mengenakan jaket berhenti di depan toko menggunakan sepeda motor.
Pria itu kemudian menyalakan api dari benda yang dibawanya sebelum melemparkannya ke arah toko. Tak lama setelah itu, kebakaran diduga mulai terjadi.
Kepala Desa Bandung, Anang Fauzi membenarkan adanya rekaman CCTV tersebut. Menurutnya, video itu berasal dari kamera pengawas milik toko yang berada di sebelah lokasi kebakaran.
“Iya memang benar ada video CCTV itu, video itu diambil dari toko di sebelah toko grosir yang terbakar itu,” kata Anang dalam keterangannya, Kamis (14/5).
Anang mengatakan video tersebut kini telah menyebar di kalangan warga dan menjadi salah satu petunjuk penting dalam penyelidikan kasus kebakaran itu.
“Tadi pak polisi juga olah TKP, dan DVR dari toko sebelah juga sudah diamankan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Diwek AKP Darul Huda juga membenarkan adanya rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi pembakaran tersebut.
“Untuk videonya memang ada, kami juga sudah mengamankan DVR-nya untuk diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.
Darul menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang di lokasi kebakaran.
“Kami sudah olah TKP kembali, korban juga sudah melapor dan kami mintai keterangan. Sementara terkait lemparan molotov yang jelas kami masih selidiki lebih lanjut,” pungkasnya. (*)






