Cegah Aksi Bunuh Diri, Jembatan Cangar Kota Batu Segera Dipasangi Pagar Pengaman

oleh -147 Dilihat
IMG 20260504 WA0057
Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Supriyanto, bersama DPUPR Jawa Timur di Jembatan Cangar. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co, Batu – Aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dan provinsi bergerak cepat (gercep) untuk meredam potensi aksi bunuh diri di kawasan Jembatan Cangar, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Langkah konkret yang akan segera direalisasikan adalah pemasangan pagar pengaman di Jembatan Cangar 1 dan Jembatan Cangar 2, yang selama ini dikenal sebagai titik rawan.

Polres Batu menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat sistem pengamanan di lokasi tersebut.
Kapolres Batu, AKBP Aris Purwanto melalui Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Supriyanto, menyampaikan bahwa hasil koordinasi bersama PUPR Jatim telah menghasilkan sejumlah langkah strategis.

“Polres Batu dan PUPR Provinsi Jatim sepakat untuk membangun pagar pelindung di Jembatan Cangar 1 dan 2. Ini merupakan langkah cepat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” ujar Joko, Senin (4/5). Pagar yang akan dibangun memiliki tinggi sekitar 2,5 meter dengan konstruksi jeruji besi. Meski berfungsi sebagai pengaman, desainnya tetap mempertimbangkan aspek estetika agar tidak menimbulkan kesan menyeramkan.

Selain itu, pengawasan di kawasan jembatan juga akan diperketat. Rencananya, kamera pengawas (CCTV) akan dipasang di sepanjang area, disertai peningkatan penerangan jalan umum (PJU) guna memberikan rasa aman bagi pengguna jalan. “Pagar menjadi tanggung jawab PUPR Provinsi, sedangkan pengadaan CCTV, listrik, dan penerangan saat ini masih dalam proses pengajuan oleh Pemkot Batu,” imbuh Joko.

Ia menegaskan, jika upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menekan potensi kasus bunuh diri yang kerap terjadi di kawasan tersebut dan meresahkan masyarakat. “Rencana pembangunan pagar pengaman dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pertengahan Mei 2026,” tandasnya.

Langkah ini diambil setelah dua insiden bunuh diri terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu bulan di kawasan Jembatan Kembar Cangar (Jembatan Cangar 1 dan 2). Peristiwa pertama terjadi pada 31 Maret 2026 yang melibatkan seorang pria asal Mojokerto, disusul kejadian kedua pada 23 April 2026 yang melibatkan warga asal Lumajang.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan kawasan Jembatan Cangar tidak lagi menjadi titik rawan, melainkan menjadi jalur yang aman dan nyaman bagi masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.