KabarBaik.co, Pasuruan – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lereng gunung Arjuno saat ini sudah cukup luas. Area yang terbakar mencapai 300 hektare lebih sejak Selasa (18/8) lalu hingga Rabu (26/8).
Upaya pemadaman darat dan udara terus dilakukan oleh tim gabungan di bawah BPBD Jawa Timur dan Kabupaten Pasuruan, namun kondisi alam membuat api terus berkobar membakar semak-semak hingga pepohonan.
Salah satu upaya mencegah semakin luasnya area yang terbakar di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, puluhan relawan dari warga sekitar melakukan pemadaman pada malam hari.
“Sebanyak 40 warga Jatiarjo melakukan pemadaman pada malam, posisi area yang terbakar berada di lembah Kijang,” kata Kepala Desa Jatiarjo Dardiri.
Para relawan melakukan pemadaman dengan sistem gepyok (manual), juga berupaya membuat sekat bakar untuk mencegah api semakin meluas.
“Relawan warga bergantian sejak awal kebakaran membantu petugas melakukan upaya pemadaman,” terangnya.
Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan, pemadaman dengan water bombing terus dilakukan agar area terbakar segera padam.
“Pemadaman jalur udara terus dilakukan, lewat jalur darat juga terus dilakukan di area yang bisa dijangkau,” jelasnya.






