Cerah Berawan Seharian di Jatim, Hujan Petir Mengintai dari Pagi hingga Dini Hari

oleh -215 Dilihat
WhatsApp Image 2025 09 23 at 6.33.04 AM
Ilustrasi cuaca berawan

KabarBaik.co, Sidoarjo– Langit Jatim sejak Minggu pagi (12/4) tampak bersahabat dengan dominasi cerah berawan. Sinar matahari tetap terasa, meski sesekali tertutup awan yang bergerak perlahan di sejumlah wilayah.

Namun, kondisi cuaca yang terlihat tenang ini tidak sepenuhnya stabil. Perubahan cuaca diprakirakan masih akan terjadi sepanjang hari, sehingga masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.

Pada pagi hari, cuaca diperkirakan cerah berawan dengan peluang munculnya hujan disertai petir di beberapa daerah. Kondisi ini bisa terjadi secara lokal dan berlangsung singkat.

Memasuki siang hingga sore, langit masih didominasi cerah berawan. Meski begitu, potensi hujan dengan intensitas sedang diprakirakan turun di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Saat malam hari, cuaca relatif lebih kondusif dengan kondisi cerah berawan. Namun, hujan ringan masih berpeluang terjadi, terutama di daerah-daerah tertentu.

Sementara itu, pada dini hari, potensi hujan petir kembali muncul. Meski tidak merata, kondisi ini tetap perlu diwaspadai, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas pada waktu tersebut.

Dari sisi suhu, udara di Jawa Timur berkisar antara 12 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi yakni 56 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 5 hingga 24 kilometer per jam.

Dengan dinamika cuaca yang berubah-ubah, masyarakat diimbau untuk selalu mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan guna mengantisipasi hujan yang bisa turun sewaktu-waktu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.