Cerita Damkar Nganjuk Selamatkan Mbah Marjo yang Takut Turun Setelah Panjat Pohon Asam

oleh -217 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 12 at 1.00.31 PM
Tim Damkar Nganjuk saat menurunkan Mbah Marjo Santoso dari atas pohon asem setinggi 8 meter dengan selamat. (Ist)

KabarBaik.co, Nganjuk – Warga Dusun/Desa Buduran, Bagor, Nganjuk, dikagetkan dengan suara teriakan minta tolong dari atas pohon. Teriakan histeris minta tolong itu membuat tetangga berlarian mendatangi lokasi kejadian.

Ternyata, Mbah Marjo Santoso, 62, warga setempat, terjebak di ketinggian sekitar 7 hingga 8 meter di atas pohon asem yang baru saja dipanjatnya. Ia sudah berhasil memetik buah, namun mendadak ketakutan dan tak berani turun sendiri, hingga warga terpaksa memanggil bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk.

“Personel siaga 1 di Mako langsung kita turunkan begitu menerima laporan ada warga tidak bisa turun dari pohon asem, jadi kami segera mengerahkan armada mobil pemadam yang dilengkapi tangga panjang untuk membantu warga tersebut,” ungkap Kepala Dinas Damkarmat Nganjuk Imam Ashari merespons kejadian unik ini, Selasa (12/5).

Cerita ini bermula sekitar pukul 08.25 WIB saat Mbah Marjo berniat memetik buah asem yang tergantung tinggi di ujung dahan. Dengan penuh semangat dan keberanian, Mbah Marjo memanjat perlahan hingga mencapai puncak dan berhasil mengantongi buahnya.

Namun nasib berkata lain, tepat setelah buah terkumpul di tangan, keberaniannya hilang seketika. Melihat ke bawah dari ketinggian hampir 8 meter membuat Mbah Marjo gemetar hebat dan tak berani bergerak sedikit pun dari tempatnya berdiri.

“Proses evakuasi Mbah Marjo berlangsung cukup menegangkan. Posisi dahan yang sempit dan kondisi beliau yang sudah panik menjadi tantangan tersendiri bagi tim kami,” tambah Imam Ashari menceritakan suasana mencekam saat timnya tiba di lokasi dan mulai menyusun strategi penyelamatan.

Sebelum petugas datang, beberapa warga sekitar sempat berusaha menolong dan membimbing Mbah Marjo turun lewat suara dan petunjuk arah dari bawah. Namun usaha itu harus dihentikan karena posisi dahan yang sulit dijangkau, ditambah kondisi kakek tersebut yang semakin panik dan takut jatuh, sehingga justru membahayakan keselamatannya sendiri.

Menyikapi situasi kritis tersebut, tim Damkarmat bertindak hati-hati namun cepat. Mobil tangga segera diposisikan tepat di bawah lokasi Mbah Marjo berada. Dengan kejelian, kesabaran, dan kerja sama tim yang kompak, personil berusaha mendekat perlahan, menenangkan, dan memandu langkah demi langkah agar aman turun.

“Berkat kesabaran dan keahlian personil, akhirnya Mbah Marjo berhasil dievakuasi dan diturunkan ke tanah dengan selamat. Beliau sama sekali tidak mengalami luka sedikit pun, bahkan tidak ada lecet di bagian tubuh manapun,” pungkas Imam Ashari.

Peristiwa unik ini kini menjadi kenangan tak terlupakan bagi warga Buduran, sekaligus menjadi pengingat berharga, semangat mencari buah boleh saja setinggi pohon, namun kehati-hatian dan rasa aman harus tetap dijadikan prioritas utama. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.