KabarBaik.co, Bojonegoro – Insiden kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil proyek di lingkungan MTsN 1 Bojonegoro mengakibatkan sejumlah siswa terluka dan menimbulkan trauma bagi para saksi di lokasi kejadian. Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan olah TKP.
Peristiwa tersebut terjadi saat para siswa tengah mengikuti kegiatan latihan Pramuka di lapangan sekolah. Berdasarkan keterangan Nadif, salah satu guru pembina Pramuka, kejadian bermula ketika pengemudi mobil yang diketahui merupakan pimpinan proyek sedang memanasi mesin kendaraan di area lapangan.
“Setelah pengemudi naik ke dalam mobil dan mulai menjalankannya secara perlahan, kendaraan terlihat berjalan zigzag. Tiba-tiba mobil melaju kencang dan lepas kendali,” ujarnya, Jumat (1/5).
Mobil yang berada di tengah lapangan tempat para siswa berlatih itu kemudian menabrak sejumlah pelajar. Kendaraan baru berhenti setelah menghantam tiang bendera di area tersebut.
“Mobil langsung menabrak para siswa dan berhenti setelah menabrak tiang bendera di tengah lapangan,” tambahnya.
Akibat kejadian ini, enam siswa mengalami luka dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara. Sementara itu, pengemudi mobil dilarikan ke RSUD Sosodoro Djatikusuma Bojonegoro karena mengalami patah tulang leher.
Sementara itu, orang yang berada di balik kemudi mobol diketahui adalah Nurul pimpinan proyek yang berasal dari Medan. Sementara kendaraan yang digunakan, yakni mobil jenis Avanza dengan nomor polisi A 1239 AA, telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. (*)







