KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memastikan proyek revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro akan mulai dikerjakan pada tahun depan. Ikon ruang publik kebanggaan warga ini diproyeksikan tampil dengan wajah baru setelah proses penataan ulang rampung.
Saat ini, Pemkab Bojonegoro tengah menyusun detail engineering design (DED) atau desain teknik rinci sebagai dasar pelaksanaan proyek. Penyusunan DED tersebut dianggarkan sebesar Rp 100 juta dan tercantum dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Bojonegoro yang dikelola Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bojonegoro.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro, Satito Hadi, membenarkan bahwa proses penyusunan DED sedang berlangsung. Ia menargetkan dokumen perencanaan tersebut selesai pada akhir 2025. “Pengerjaan di lapangan akan dilakukan pada 2026,” ujar Satito, Rabu (3/12).
Satito menjelaskan, pengerjaan fisik revitalisasi diperkirakan dimulai pertengahan 2026 dengan total anggaran sekitar Rp 26 miliar. Terkait desain akhir dan konsep wajah baru Alun-Alun Bojonegoro, Satito menyebutkan bahwa hal tersebut akan dimatangkan pada tahap penyusunan DED.
Senada, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Achmad Gunawan Ferdiansyah, menjelaskan bahwa revitalisasi ini bertujuan meningkatkan kualitas alun-alun sebagai ruang publik utama. “Alun-alun adalah ruang publik. Pemkab menilai perlu dilakukan penataan ulang agar fungsinya semakin ideal,” tuturnya.
Gunawan menjelaskan, rencana revitalisasi juga merupakan respons atas aspirasi masyarakat. “Banyak warga yang menginginkan alun-alun ditata ulang. Pemkab mengakomodasi hal tersebut,” pungkasnya. (*)






