Didukung Bogasari, TEFA SMKN 3 Sukabumi Cetak Siswa Siap Industri dan Wirausaha

oleh -93 Dilihat
Didukung Bogasari, TEFA SMKN 3 Sukabumi
Program TEFA Culinary sendiri dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan teknis (hardskill) yang relevan dengan dunia kerja.

KabarBaik.co, Sukabumi – Program Teaching Factory (TEFA) Culinary SMK Negeri 3 Sukabumi kembali menunjukkan kiprahnya dalam mencetak lulusan siap kerja sekaligus berjiwa wirausaha. Menyambut Ramadan 1447 H, program yang didukung oleh Bogasari ini berhasil memproduksi sebanyak 3.124 toples aneka kue kering.

Capaian tersebut menjadi produksi kelima sejak pendampingan resmi dari Bogasari dimulai pada 2022. Namun secara keseluruhan, kegiatan produksi ini telah berlangsung sejak 2021 dan terus mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

Wakil Kepala Humas SMKN 3 Sukabumi, Ira Yulia, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Bogasari memberikan dampak nyata bagi pengembangan kompetensi siswa. Tidak hanya teori, para siswa juga mendapatkan pembelajaran praktik langsung sesuai standar industri.

“Bogasari tidak hanya memberikan pendampingan keilmuan, tetapi juga mendukung kebutuhan produksi. Untuk Lebaran tahun ini, kami mendapatkan bantuan bahan baku berupa 10 sak Kunci Biru dan 5 sak Segitiga Biru yang sudah terfortifikasi, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga bernutrisi,” ujarnya, Kamis (9/4).

Program TEFA Culinary sendiri dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan teknis (hardskill) yang relevan dengan dunia kerja. Para siswa dilatih mengikuti standar operasional prosedur (SOP) layaknya industri, termasuk penggunaan peralatan profesional.

Tak hanya itu, siswa juga diasah kemampuan non-teknis (soft skill), seperti kedisiplinan, kerja sama tim, komunikasi, hingga koordinasi antar divisi. Bahkan, mereka turut terlibat dalam proses bisnis secara menyeluruh, mulai dari produksi, promosi, hingga pelayanan kepada konsumen.

“Melalui TEFA ini, siswa tidak hanya disiapkan menjadi tenaga kerja, tetapi juga didorong untuk memiliki jiwa wirausaha sejak dini,” tambah Ira.

Menariknya, pada produksi tahun ini, SMKN 3 Sukabumi juga melibatkan delapan siswa tuna rungu dari SLB Handayani. Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya inklusif untuk memberikan keterampilan yang dapat mendukung kemandirian mereka di masa depan.

Selama proses produksi yang berlangsung pukul 07.00 hingga 14.00 WIB, para siswa didampingi guru serta asisten, termasuk pendamping khusus dari SLB untuk memudahkan komunikasi. Sebanyak delapan jenis kue kering diproduksi, di antaranya kastengel, nastar, putri salju, hingga rainbow cookies.

Produk-produk tersebut dipasarkan dengan harga mulai Rp 35 ribu hingga Rp 97 ribu per toples, menjangkau pasar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Bogor, hingga DKI Jakarta.

Dari kegiatan ini, total omzet yang berhasil diraih mencapai sekitar Rp 210 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan program sekolah, termasuk peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan peserta didik, serta penguatan sarana dan prasarana TEFA.

Sementara itu, Vice President Human Resources Bogasari, Anwar, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi SMKN 3 Sukabumi dalam mengembangkan program TEFA sejak kerja sama dimulai pada September 2022.

“Peningkatan kompetensi, pembentukan jiwa wirausaha, serta kepedulian terhadap siswa tuna rungu menjadi bukti bahwa program ini berjalan selaras dengan visi Bogasari,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena SMKN 3 Sukabumi terpilih sebagai model pembelajaran inovatif di bidang cookies oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata.

“Semoga semakin banyak siswa SMK yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi pengusaha di bidang kuliner,” harapnya.

Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi SMKN 3 Sukabumi sebagai salah satu rujukan nasional dalam pembelajaran vokasi bidang kuliner, khususnya produksi kue kering berbasis industri. Kolaborasi erat antara dunia pendidikan dan industri pun menjadi kunci dalam mencetak generasi muda yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.