Dilaporkan Hilang, 2 Nelayan Lamongan Ditemukan Terombang-ambing di Perairan Gresik

oleh -160 Dilihat
Nelayan Lamongan berhasil dievakuasi setelah sehari terombang-ambing di Laut. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait sebuah perahu nelayan yang belum kembali dari melaut di perairan utara Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Perahu nelayan bernama Sinar Laut yang dinakhodai M, 63, bersama satu anak buah kapal (ABK) ES, 43, dilaporkan belum kembali ke rumah pada Senin (9/2). Namun, berkat respons cepat dan koordinasi lintas pihak, kedua nelayan tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perahu Sinar Laut berangkat melaut pada Minggu (8/2) sekitar pukul 02.00 WIB untuk mencari ikan di perairan utara Kranji, dengan jarak sekitar 11 mil dari garis pantai Paciran. Biasanya, perahu tersebut sudah kembali ke darat sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun hingga pukul 17.00 WIB, perahu belum juga kembali, sehingga pihak keluarga dan warga sekitar merasa khawatir dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Keesokan harinya, Senin (9/2) sekitar pukul 09.00 WIB, seorang nelayan berinisial W menemukan perahu Sinar Laut bersama kedua awaknya dalam kondisi terapung di perairan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Nelayan tersebut kemudian memberikan pertolongan dan membawa perahu beserta awak kapal kembali ke Desa Paciran.

Sekitar pukul 13.00 WIB, perahu Sinar Laut tiba di Desa Paciran. Seluruh awak kapal dipastikan dalam keadaan selamat dan sehat.

Satpolairud Polres Lamongan melakukan quick response atas laporan yang masuk serta berkoordinasi dengan Ketua Relawan Nelayan (RN) Paciran dan instansi terkait guna memastikan keselamatan para nelayan serta menjaga situasi perairan tetap aman dan kondusif.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid, mengimbau para nelayan agar selalu meningkatkan kewaspadaan sebelum melaut. “Terutama dengan memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut,” katanya.

Selain itu, nelayan juga diminta memastikan kelengkapan alat keselamatan dan sarana komunikasi di atas kapal, serta segera melapor ke pihak berwenang melalui Call Center 110 apabila terjadi kondisi darurat di laut.

Polres Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang cepat dan responsif demi keselamatan masyarakat, khususnya para nelayan di wilayah perairan Lamongan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.