KabarBaik.co – PDIP Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) dalam rangka pemenangan Pilkada 2024 di Hall Islamic Center, Jalan Panglima Polim, Bojonegoro, Minggu (22/9).
Di Pilkada Jawa Timur 2024, PDIP mengusung pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans). Sedangkan, di Pilkada Bojonegoro partai besutan Megawati Soekarnoputri itu mengusung pasangan Teguh Haryono-Farida Hidayati.
Namun, saat acara baru dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars PDIP, seluruh awak media diminta keluar oleh Ketua DPC PDIP Bojonegoro, Abidin Fikri. “Mohon untuk teman-teman media bisa keluar dulu, karena ini acara internal. Off the record, tolong satgas bisa dibantu,” ungkapnya saat dia akan memulai sambutan.
Sejumlah awak media yang berupaya melakukan peliputan acara tersebut langsung keluar dan meninggalkan lokasi. “Kita datang meliput karena dapat informasi ada Bu Risma yang datang, tapi kata panitia tadi yang bersangkutan tidak jadi datang,” ungkap Imam salah satu jurnalis.
Para jurnalis menghormati jika acara tersebut tidak boleh diliput. Namun, mereka sedikit menyayangkan karena selama ini pihak PDIP Bojonegoro susah dikonfirmasi. “Selama ini kita kesulitan mengakses informasi dari PDIP, terutama terkait Pilkada 2024. Seharunya tidak begitu karena ini juga ada kaitanya dengan kepentingan publik,” tuturnya.
Imam tidak ingin nantinya media dianggap tidak netral jika hanya memuat pernyataan dari lawan politik PDIP. ”Jangan sampai ada anggapan media khususnya di Bojonegori tidak netral, lantaran sering memberitakan kubu sebelah, karena selama ini kita memang kesulitan konfirmasi, baik ditelpon maupun lewat pesan WA juga tak direspons,” pungksnya. (*)








