KabarBaik.co, Blitar – Dinas Kesehatan Kota Blitar memastikan hingga saat ini belum ada temuan kasus hantavirus di wilayah Blitar. Meski begitu, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya informasi kasus konfirmasi di Indonesia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Blitar Silvia Dewi Kusumawati mengatakan, informasi yang diterima daerah saat ini masih sebatas kewaspadaan dari Kementerian Kesehatan.
“Kalau virus hanta itu belum sampai Blitar. Informasinya dari Kementerian Kesehatan masih dalam taraf kewaspadaan,” ujarnya, Sabtu (16/5).
Menurutnya, kasus hantavirus di Indonesia sejauh ini masih berupa kasus konfirmasi dan belum dijelaskan secara rinci lokasi temuannya. Sementara kasus positif yang dipastikan sebagian besar masih berasal dari luar negeri.
Hantavirys sendiri diketahui berasal dari hewan pengerat seperti tikus. Penyakit tersebut termasuk zoonosis atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia.
“Penyebabnya dari hewan, terutama tikus golongan rodensia,” katanya.
Dinkes Kota Blitar pun mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembangnya hewan pengerat yang berpotensi membawa penyakit.
Selain kewaspadaan hantavirus, Dinkes saat ini juga masih fokus melakukan antisipasi penyakit leptospirosis menyusul adanya kasus di daerah tetangga.
“Kami tetap mengingatkan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan,” pungkasnya.(*)






