KabarBaik.co, Pasuruan – Banjir sejak Selasa (24/3) malam hingga Rabu (25/3) pagi masih menggenangi beberapa desa di Kabupaten Pasuruan. Ketinggian air yang rata-rata di atas 50 sentimeter memasuki rumah-rumah warga. Seperti yang ada di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji. Ratusan rumah warga yang terendam sejak kemarin malam hingga kini belum surut.
Rumah-rumah dan jalan desa yang terendam banjir membuat warga tidak bisa leluasa beraktivitas menikmati sisa-sisa momen Idul Fitri. Dayat, salah seorang warga menyatakan bahwa banjir kali ini lebih besar dari sebelumnya. Parahnya lagi bertepatan dengan suasana Idul Fitri. “Sedih sekali suasana Idul Fitri seperti ini namun air menggenangi rumah-rumah,” tutur Dayat.
Dayat menceritakan, banjir mulai datang sejak sore karena di daerah hulu hujan turun cukup deras. Kondisi tersebut ditambah lagi dengan di Kecamatan Beji yang juga hujan cukup deras sejak sore. “Banjir kiriman biasanya, tapi kali ini juga hujan deras di lokal. Jadi air cepat besar datangnya,” ucapnya.
Dia berharap pemerintah menyelesaikan permasalahan banjir yang setiap tahun terjadi. Terlebih daerah Kecamatan Beji terbilang rendah, sehingga menjadi titik akhir genangan air. “Minimal ada solusi agar banjir yang menggenangi rumah-rumah bisa berkurang, meskipun Desa Kedungringin memang rendah,” tutupnya. (*)







