Dua Inovasi Lamongan Masuk Top 45 Pelayanan Publik Jawa Timur 2025

oleh -181 Dilihat
IMG 8800 scaled
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) menerima piagam penghargaan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kembali menuai apresiasi. Dua inovasi unggulan daerah ini berhasil menembus Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur 2025.

Dua inovasi tersebut yakni Megilan Entrepreneur (Megpreneur) yang digagas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan pada kategori pemerataan ekonomi dan penguatan UMKM, serta Disabilitas Mandiri Terlindungi (Tas Mantri) yang diinisiasi Puskesmas Turi Lamongan dalam kategori penyediaan layanan kesehatan.

Megpreneur dirancang untuk memperkuat daya saing pelaku usaha lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Sementara Tas Mantri berfokus pada peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas, dengan melibatkan keluarga sebagai caregiver dalam perawatan di rumah.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, seluruh inovasi pelayanan publik yang dikembangkan di daerahnya dirancang selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah, mulai dari RPJMD, 15 program prioritas, Renstra, RIPJ-PID, hingga RKPD.

“Seluruh inovasi di Kabupaten Lamongan didukung oleh peraturan daerah dan selaras dengan RPJMD serta program prioritas pembangunan. Tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sekaligus menghadirkan nilai tambah ekonomi,” ujar Yuhronur usai menerima penghargaan dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Hotel Marriott Surabaya, Jumat (12/12).

Pada implementasinya, inovasi Megpreneur menunjukkan dampak nyata terhadap pertumbuhan usaha peserta inkubasi. Rata-rata omzet pelaku UMKM mengalami peningkatan signifikan, dari Rp 3,5 juta pada 2022, naik menjadi Rp 4,5 juta pada 2023, dan mencapai Rp 5,8 juta pada 2024.

Program inkubasi Megpreneur melibatkan 155 tim usaha yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari agribisnis, kuliner, fesyen, industri kreatif, pariwisata, hingga layanan jasa.

Sementara itu, inovasi Tas Mantri memberikan layanan Home Care Service (HCS) sebanyak dua kali dalam sepekan bagi penyandang disabilitas. Program ini juga dilengkapi dengan pelatihan caregiver dua kali dalam setahun, serta bantuan alat penunjang kesehatan seperti tensimeter, alat bantu mobilisasi, hingga alat laboratorium sederhana bagi sedikitnya 15 penerima manfaat setiap tahun.

Capaian ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, inovatif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.