KabarBaik.co, Gresik – Dukungan terhadap program prioritas Presiden di sektor ketahanan pangan dan gizi terus diperkuat jajaran kepolisian.
Salah satunya ditunjukkan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution yang turun langsung meninjau Satuan Pelayanan Pangan Gerakan (SPPG) serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Selasa (5/5).
Kegiatan diawali dengan pengecekan fasilitas SPPG Polri di Desa Bedilan, Kabupaten Gresik. Dalam peninjauan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan sarana dan prasarana, sekaligus menekankan pentingnya standar operasional dalam menjaga kualitas pangan sebelum didistribusikan ke masyarakat.
“Penekanan utama kami adalah penerapan SOP yang ketat, target zero accident dalam operasional, kelengkapan sertifikasi, serta penguatan ekosistem SPPG secara menyeluruh,” ujar AKBP Ramadhan.
Ia menegaskan, pengawasan ini penting untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan, berjalan sesuai standar. Dengan begitu, manfaat program pemerintah dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Usai dari lokasi SPPG, rombongan melanjutkan kunjungan ke sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Randuagung, Kecamatan Kebomas. Di sana, Kapolres meninjau langsung pelaksanaan program MBG bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).
Kehadiran aparat kepolisian disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat paket makanan dibagikan di dalam kelas.
Keceriaan terpancar dari wajah para siswa yang menikmati hidangan sehat dengan standar gizi seimbang. Program ini menjadi wujud perhatian terhadap pemenuhan gizi anak, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan lebih.
Salah satu momen yang mencuri perhatian terjadi ketika seorang siswa menghampiri Kapolres dengan wajah ceria. Sambil mengacungkan jempol, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih, Pak Kapolres. Makanannya enak sekali,” ujarnya polos.
Melalui peninjauan rutin ini, Polres Gresik berharap program MBG dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi sehat, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.(*)






