KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali melakukan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama. Enam kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dilantik setelah melalui proses seleksi terbuka yang diikuti 30 peserta.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan, pengisian jabatan tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan panitia seleksi (pansel). Dari proses tersebut, masing-masing jabatan menghasilkan tiga nama sebelum akhirnya ditetapkan satu pejabat terpilih.
Namun, pengisian jabatan belum sepenuhnya tuntas. Sejumlah posisi strategis, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, masih belum terisi pejabat definitif.
Menurut Syauqul, pengisian jabatan yang masih kosong akan dilanjutkan secara bertahap. Salah satu pertimbangannya adalah kondisi anggaran daerah yang terbatas karena proses seleksi juga membutuhkan biaya.
“Belum, nanti akan menyusul karena anggaran kita terbatas. Termasuk Sekda juga belum. Nanti akan kita lanjut segera, termasuk lelang untuk seleksi Sekda,” ujar Syauqul.
Meski masih terdapat sejumlah jabatan yang kosong, Syauqul memastikan roda pemerintahan tetap berjalan. Jabatan yang belum definitif untuk sementara masih dijalankan pejabat pelaksana tugas.
“Seluruh pekerjaan birokrasi tidak terganggu, walaupun masih ada beberapa yang dijalankan pejabat pelaksana tugas,” pungkasnya. (*)







