Pembangunan Blitar Trade Center Tunggu Kepastian Status Lahan

oleh -103 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 15 at 5.16.23 PM
Lahan Proyek Blitar Trade Center, Kota Blitar (Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Rencana pembangunan Blitar Trade Center (BTC) masih menunggu kepastian status sejumlah lahan yang masuk kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Pemerintah Kota Blitar kini menunggu proses review dan pengalihan status lahan dari pemerintah pusat.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan proses tersebut menjadi bagian yang harus diselesaikan sebelum pembangunan fisik BTC dimulai.

“Kami masih menunggu review tentang lahan karena beberapa lahan kita statusnya LSD. Ini kebijakan pemerintah pusat dan kami sedang menunggu pengalihan statusnya,” ujar Syauqul, Sabtu (15/8).

Sembari menunggu proses tersebut, Pemkot Blitar mulai melakukan persiapan di lokasi. Material hasil pengerukan dari pembangunan fasilitas pemerintah dimanfaatkan untuk menguruk lahan yang disiapkan untuk BTC.

Menurut Syauqul, langkah itu dilakukan agar material yang masih bisa dimanfaatkan tidak terbuang. Pengurukan juga menjadi bagian dari persiapan sebelum pembangunan fisik dimulai.

“Kalau nanti pembangunannya sudah bisa dimulai, pekerjaan pengurukan sudah tidak perlu dilakukan lagi,” katanya.

Pemkot Blitar sebenarnya telah menyiapkan perencanaan dan proses pengadaan proyek tersebut. Namun, waktu pelaksanaan masih bergantung pada kepastian status lahan.

Syauqul memperkirakan proses pengalihan status lahan membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Jika kepastian lahan diperoleh dalam waktu yang memungkinkan, pembangunan masih dapat dilaksanakan tahun ini. Sebaliknya, proyek bisa dilanjutkan pada 2027.

“Kalau sudah oke, kami lihat apakah penyedia yang sudah ditetapkan masih mampu dengan sisa waktu. Kalau masih mampu, ya jalan di 2026. Kalau tidak, kita undur ke 2027,” ujarnya.

BTC direncanakan menjadi salah satu fasilitas untuk mendukung aktivitas ekonomi Kota Blitar. Syauqul mengatakan pengembangan pusat ekonomi tersebut diharapkan dapat memperkuat aktivitas perdagangan, jasa, dan industri turunan.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Blitar pada triwulan pertama mencapai sekitar 5,9 persen. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah tetap mendorong pengembangan fasilitas ekonomi baru.

“Kami ingin mempercepat karena ekonomi Kota Blitar sudah bergerak cukup bagus. Maka pusat-pusat ekonomi dan akses ekonomi kita dorong agar pertumbuhan bisa semakin baik,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.