KabarBaik.co, Lumajang – Kasus kematian seorang gadis yang ditemukan dalam kondisi tanpa busana di dalam kamar rumahnya di Desa Kalipenggung, Randuagung, Lumajang, mulai mengarah pada dugaan tindak penganiayaan. Temuan sejumlah luka dan kondisi jenazah saat olah tempat kejadian perkara (TKP) menjadi fokus penyelidikan polisi.
Korban berinisial MTA, 22, ditemukan meninggal pada Jumat (3/7) sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang tetangga yang datang ke rumah korban sebelum peristiwa tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan korban ditemukan dalam posisi terlentang di dalam kamar tanpa mengenakan busana. Polisi yang melakukan olah TKP kemudian menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan adanya tindak kekerasan.
“Dari hasil olah TKP ditemukan luka pada jari tangan kiri korban. Selain itu terdapat kain celana yang terikat pada bagian leher serta mulut korban dalam kondisi dibekap menggunakan kain,” ujar Suprapto, Sabtu (4/7).
Berdasarkan temuan tersebut, polisi menduga korban meninggal akibat penganiayaan. Meski demikian, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik kematian korban.
Polisi juga belum dapat memastikan apakah sebelum meninggal korban mengalami kekerasan seksual. Kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan otopsi yang dilakukan tim medis.
“Saat ini kami masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit. Tim Reskrim juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Suprapto.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk menjalani proses otopsi. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian sekaligus menjadi petunjuk dalam mengusut kasus yang kini masih diselidiki polisi. (*)






