KabarBaik.co, Bojonegoro – Sebuah gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, dilalap api pada Minggu (1/2) malam. Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran selang regulator kompor saat aktivitas memasak makanan bergizi gratis (MBG). Akibat peristiwa tersebut, dua orang karyawan menjadi korban dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 23.45 WIB, saat petugas SPPG tengah memasak makanan untuk didistribusikan kepada penerima MBG. Namun, secara tiba-tiba selang regulator kompor mengalami kebocoran dan mengeluarkan api, yang kemudian menyambar dua karyawan serta membakar sebagian bangunan gedung.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Akhmad Agus Salim, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Senin (2/2) sekitar pukul 00.20 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh Sulkan (40), penanggung jawab SPPG Desa Sumuragung.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB karena jarak dari pos ke lokasi sekitar 12 kilometer. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan setelah sekitar 15 menit proses pemadaman dengan menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan dibantu satu unit dari Damkar Lamongan,” ujar Agus.
Agus menambahkan, akibat kejadian tersebut dua karyawan mengalami luka bakar. Korban bernama Dhani Hidayat mengalami luka bakar cukup serius, sementara Aditya Rizki mengalami luka bakar ringan. “Untuk korban atas nama Dhani Hidayat sudah dilarikan ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo untuk mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka bakar yang cukup serius,” tambahnya.
Selain menimbulkan korban luka, kebakaran juga menyebabkan kerugian materiil. Seluruh perabotan dapur dilaporkan hangus terbakar, serta sekitar 40 persen bangunan dengan luas kurang lebih 28 meter persegi mengalami kerusakan akibat dilalap api, dengan taksir kerugian mencapai Rp 350 juta. (*)








