KabarBaik.co – Banjir rutin setiap musim hujan masih menjadi keluhan warga Dusun Budug, Desa Tugusumberejo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.
Salah satu warga, Ahmad Zainuri, 37 tahun, menyebut penyebab utama banjir adalah ukuran gorong-gorong yang terlalu kecil, sehingga aliran air tidak bisa mengalir dengan lancar.
“Setiap musim hujan, pasti banjir. Gorong-gorongnya itu kekecilan, jadi air nggak bisa cepat surut,” ujar Ahmad saat ditemui, Minggu (9/6).
Ia menjelaskan, saat banjir melanda, ketinggian air bisa mencapai sekitar 30 centimeter dan butuh waktu hingga tiga hari untuk benar-benar surut. Kondisi ini kerap mengganggu arus lalu lintas, terutama di jalan utama.
“Lalu lintas sering tersendat, kendaraan kadang lewat jalan kampung karena jalur utama tergenang,” tambahnya.
Meskipun begitu, Ahmad bersyukur aktivitas usahanya tidak terlalu terdampak oleh banjir. Namun, ia berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk mengatasi persoalan ini.
“Solusinya, ya gorong-gorong harus dilebarkan. Karena makin lama malah tambah kecil dan aliran air makin nggak lancar,” jelasnya.
Warga berharap pemerintah setempat segera melakukan perbaikan agar masalah banjir musiman ini tidak terus berulang setiap tahun.(*)








