KabarBaik.co, Sidoarjo – Warga Wonocolo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, digegerkan dengan aksi pembongkaran sebuah makam yang diduga merupakan makam waliyullah dan selama ini dikeramatkan oleh sebagian warga Ngelom.
Peristiwa yang viral di media sosial itu hingga kini masih menyisakan misteri terkait keaslian makam tersebut.
Lurah Wonocolo Muftichatul Jannah, menyebut pembongkaran makam terjadi pada hari Rabu, pekan lalu. Pihak pemerintah desa juga telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Makam tersebut berada bersebelahan dengan Pasar Sepanjang, Kecamatan Taman, sehingga lokasinya cukup strategis dan mudah diakses warga.
Namun, hingga saat ini identitas pasti sosok yang dimakamkan di lokasi tersebut belum diketahui. Minimnya bukti sejarah membuat asal-usul makam tersebut masih belum bisa dipastikan.
Pihak kelurahan pun berencana menggelar pertemuan formal guna menelusuri silsilah makam yang disebut-sebut berkaitan dengan Mbah Ali Ngelom. Pertemuan itu akan melibatkan pihak kecamatan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
“Kita harus cari bukti-bukti dulu, termasuk mencari zuriat (keturunan) atau ahli warisnya. Karena katanya ini zuriat dari Mbah Ali Ngelom, warga Ngelom-lah yang lebih tahu pastinya,” ujar Muftichatul saat dikonfirmasi, Senin (20/4).
Di sisi lain, kesaksian warga turut menambah polemik. Salah seorang warga, Samsul Arifin, mengaku mengetahui isi makam yang dibongkar tersebut.
Menurutnya, makam yang selama ini diyakini sebagai makam salah satu ulama itu ternyata tidak berisi jenazah manusia.
“Waktu dibongkar, isinya Alquran sama boneka dari tanah liat. Itu dulu sengaja dipendam untuk menakut-nakuti anak-anak yang sering bermain di area tersebut,” ungkapnya.
Ia juga menyebut pembongkaran dilakukan oleh petugas keamanan pasar sebagai bagian dari pembersihan area karena kondisi bangunan yang sudah tua.
Meski begitu, pemerintah setempat menegaskan belum akan mengambil kesimpulan. Seluruh informasi yang beredar masih akan diverifikasi lebih lanjut.
“Kami akan melakukan kroscek lagi. Yang terpenting saat ini menjaga situasi tetap kondusif dan mempertemukan semua pihak melalui musyawarah,” tutupnya.
Hingga kini, pembongkaran makam yang dikeramatkan tersebut masih menjadi misteri, terutama terkait keaslian dan siapa sosok yang sebenarnya dimakamkan di lokasi itu.(*)








