GKJW Malang Sambut Hangat 1.200 Jemaah PCNU Surabaya, Potret Toleransi di Momen Mujahadah Kubro

oleh -73 Dilihat
IMG 20260208 WA0000
Rombongan masuk GKJW Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Indahnya toleransi antarumat beragama kembali terlihat di Kota Malang pada perhelatan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Malang menyambut hangat kedatangan 1.200 jemaah PCNU Surabaya yang transit di Balewiyata Majelis Agung GKJW, Minggu (8/2) dini hari.

Ketua Panitia Mujahadah Kubro PCNU Surabaya, Muhammad Syafi’i, mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan GKJW Malang. Ia menyebut, umat Kristiani, termasuk suster dan pendeta, turut menyambut langsung rombongan jemaah NU.

“Rombongan Mujahadah Kubro dari Surabaya sudah berkoordinasi sejak satu minggu sebelum acara untuk bisa transit di sini,” ujar Syafi’i.

Rombongan PCNU Surabaya datang menggunakan 21 bus, tujuh mobil van dan elf, serta sejumlah kendaraan pribadi. Balewiyata Majelis Agung GKJW menjadi lokasi transit yang menyediakan berbagai fasilitas bagi jemaah.

Menurut Syafi’i, kehangatan sambutan tersebut mencerminkan kerukunan lintas iman yang telah lama terjalin antara GKJW Malang dan PCNU Surabaya, bahkan silaturahmi di antara keduanya telah berlangsung secara rutin.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerukunan beragama yang ditunjukkan GKJW. Kami hanya bisa membalas dengan doa, ‘Jazakumullah khairan katsiran’, semoga dibalas oleh Allah Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Agung GKJW, Pendeta Natal Hermawan, mengatakan pihaknya menyediakan akses kamar mandi, tempat shalat yang nyaman, serta minuman hangat dan makanan bagi jemaah PCNU Surabaya. Ia menilai, peristiwa tersebut menjadi napak tilas persaudaraan lintas iman yang telah dibangun oleh para pendahulu.

“Ini adalah ikhtiar merawat persaudaraan antara GKJW sebagai umat Kristen dan Nahdlatul Ulama,” ucapnya.

Pendeta Natal juga menambahkan, Balewiyata Majelis Agung GKJW memiliki hubungan historis dengan NU. Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), diketahui pernah mengajarkan tentang Islam kepada para pendeta GKJW Malang selama tujuh tahun di tempat tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.