KabarBaik.co, Solo- Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kembali gagal bangkit pada set kedua setelah kembali takluk dari Jakarta Pertamina Enduro dengan skor 19-25 dalam laga final four Proliga 2026 di GOR Sritex Arena, Solo, Kamis (9/4).
Performa Gresik yang diharapkan makin greng justru belum menunjukkan perubahan signifikan. Tim yang sebelumnya dikenal solid dan stabil itu tampak kehilangan ritme permainan. Lini pertahanan menjadi sorotan, terutama dalam aspek blok dan receive yang kerap kedodoran menghadapi tekanan serangan Megawati Hangestri dkk.
Nama-nama seperti Mediol Yoku dan kawan-kawan belum mampu tampil pada level terbaiknya. Koordinasi antarlini terlihat belum padu, sehingga memudahkan Pertamina Enduro mengembangkan permainan dan menjaga keunggulan sejak awal hingga akhir set.
Salah satu yang cukup mencolok adalah penurunan performa pemain asing Gresik, Oleksandra Bytsenko. Jika pada seri sebelumnya tampil garang dan agresif, kali ini Sasha–panggilan Bytsenko–tampak kesulitan menembus blok lawan dan kurang memberikan dampak signifikan dalam serangan.
Di tengah performa tim yang belum stabil, Annie Mitchem menjadi satu-satunya pemain Gresik yang mampu menjaga konsistensi permainan. Spike-spike terukurnya masih mampu menghasilkan poin dan menjaga asa tim, meski belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Sebaliknya, Jakarta Pertamina Enduro semakin percaya diri. Irina Voronkova kembali cukup tampil istimewa dan menjadi motor serangan tim. Beberapa kali servis ace. Dengan kekuatan dan akurasi pukulannya, Voronkova berulang kali menjadi pembeda dan sulit dihentikan oleh blok Gresik.
Kemenangan 25-19 di set kedua membuat Pertamina Enduro unggul 2-0 dan semakin dekat dengan kemenangan. Sementara itu, Gresik Phonska harus segera menemukan solusi, terutama dalam memperbaiki pertahanan dan meminimalisir kesalahan, jika ingin memperpanjang laga ke set berikutnya. (*)







