Gugur Usai Jaga Mudik, Akhirnya Brigadir Fajar Permana Pun Tak Sempat Pulang

oleh -310 Dilihat
BRIGADIR FAJAR
Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, Brigadir Fajar Permana semasa hidupnya (ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya)

KabarBaik.co, Jakarta — Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026, saat jutaan orang bergegas pulang ke kampung halaman, ada sosok-sosok yang tetap berdiri di jalanan tanpa kenal lelah. Salah seorang di antaranya adalah Brigadir Fajar Permana, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, yang akhirnya harus gugur setelah menuntaskan tugasnya.

Fajar mengembuskan napas terakhirnya seusai menjalankan pengamanan arus mudik dalam Operasi Ketupat 2026. Di balik hiruk-pikuk lalu lintas yang ia jaga, tubuhnya menyimpan kelelahan yang tak lagi mampu ditahan.

Informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula saat almarhum menjalankan tugas pengaturan lalu lintas dalam durasi panjang. Setelah menyelesaikan dinas, ia mulai mengeluhkan kondisi fisiknya yang menurun, ditandai dengan kelelahan berat dan sesak napas.

Dalam kondisi tersebut, Fajar sempat beristirahat dan bahkan meminta bantuan sederhana kepada rekan-rekannya. Namun, kondisi tubuhnya tidak kunjung membaik.

Tak lama berselang, kondisinya justru semakin memburuk. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Saat tiba di Instalasi Gawat Darurat, Fajar sudah dalam keadaan tidak sadar.

Upaya medis sempat dilakukan, namun nyawanya tidak tertolong. Brigadir Fajar Permana dinyatakan meninggal dunia pada Senin, 23 Maret 2026.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa almarhum diduga mengalami kelelahan fisik ekstrem. “Almarhum diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa (exhaustion) serta gangguan pernapasan, setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat tanpa kenal lelah,” ujarnya di Jakarta, Senin (23/3).

Menurut Budi, dedikasi Brigadir Fajar selama operasi kemanusiaan tersebut menjadi gambaran nyata pengabdian seorang anggota Polri. Di saat banyak orang memikirkan perjalanan pulang, Fajar justru mengesampingkan kepentingan pribadi demi memastikan para pemudik tiba dengan selamat.

Rekan-rekan mengenalnya sebagai sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi. Ia tetap menjalankan tugas di lapangan secara maraton, meski kondisi fisiknya terus terkuras.“Kami sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum. Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara,” kata Budi.

Kepergian Fajar bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi Polri. Sebagai bentuk penghormatan, Polri memastikan akan memberikan hak-hak almarhum serta santunan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Lebih dari itu, peristiwa ini menjadi perhatian serius pimpinan kepolisian. Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, telah menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan untuk lebih aktif memantau kondisi personel di lapangan.

Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat tingginya intensitas tugas selama arus mudik dan balik Lebaran. “Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan,” tambah Budi.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Brigadir Fajar. Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum, Polri akan memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta.

“Untuk menghargai jasa-jasa almarhum, kami minta untuk dinaikkan pangkat KPLB (kenaikan pangkat luar biasa) anumerta,” ujar Sigit. Ia juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Di tengah riuhnya kendaraan yang terus mengalir menuju kampung halaman, kisah Brigadir Fajar Permana menjadi pengingat: di balik perjalanan aman para pemudik, ada pengorbanan yang sering tak terlihat.

Ia tak sempat pulang, karena memilih menjaga agar orang lain bisa sampai ke rumah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.