KabarBaik.co, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) melakukan kunjungan kerja ke PT Nankai Indonesia, perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal Jepang di Kecamatan Silo. Kunjungan ini membawa pesan kuat mengenai efisiensi anggaran dan penguatan investasi daerah.
Ada pemandangan berbeda dalam rombongan kali ini. Gus Fawait bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menggunakan mobil dinas masing-masing, melainkan berangkat bersama dalam satu minibus.
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pembatasan penggunaan BBM dan efisiensi operasional.
“Kami datang rombongan, tidak sendiri-sendiri. Ini adalah langkah nyata efisiensi sesuai arahan Bapak Presiden. Mengingat gejolak di Timur Tengah yang membuat harga minyak fluktuatif, kita harus waspada agar beban subsidi negara tidak membengkak,” ujar Gus Fawait, Minggu (15/3).
Selain efisiensi, Bupati mengapresiasi PT Nankai Indonesia yang telah berinvestasi sekitar 10 juta USD (lebih dari Rp150 miliar) di Jember. Perusahaan tersebut menyerap sekitar 250 tenaga kerja, di mana 80 persennya merupakan warga lokal.
“Investasi adalah kunci utama mengentaskan kemiskinan selain belanja pemerintah. Kami berkomitmen segera menuntaskan Perda RTRW agar Jember semakin ramah investasi dan menjadi pusat ekonomi di ujung timur Pulau Jawa,” tambahnya.
Menariknya, Gus Fawait juga melempar wacana pemberlakuan kembali sistem Work From Home (WFH) secara selektif. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan publik.(*)







