Gus Bupati Mojokerto Dorong Pendamping Desa Perkuat Ekonomi dan Tata Kelola

oleh -113 Dilihat
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menghadiri acara Sinergitas Program Pemkab Mojokerto bersama TPP P3MD Tahun 2026 di Kecamatan Pungging. (istimewa)
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menghadiri acara Sinergitas Program Pemkab Mojokerto bersama TPP P3MD Tahun 2026 di Kecamatan Pungging. (istimewa)

KabarBaik.co, Mojokerto – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan Tenaga Pendamping Profesional Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa (TPP P3MD). Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembangunan di tingkat desa.

Hal itu disampaikan Gus Bupati saat menghadiri acara Sinergitas Program Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama TPP P3MD Tahun 2026 di DenBei, Kecamatan Pungging.

Menurut Al Barra, pembangunan desa memiliki keterkaitan langsung dengan keberhasilan pembangunan Kabupaten Mojokerto secara keseluruhan. Karena itu, pendamping desa diminta memahami arah kebijakan pembangunan daerah.

“Saya berharap para pendamping memahami arah pembangunan daerah dan mampu membantu pemerintah desa menyusun perencanaan yang tepat, mendorong partisipasi masyarakat, memperkuat tata kelola, serta memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat,” kata Al Barra, Selasa (11/8).

Dia juga menyoroti pentingnya pengembangan potensi ekonomi desa di tengah persaingan ekonomi global. Pemerintah desa didorong untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki melalui penguatan UMKM, koperasi, BUM Desa, hingga BUM Desa Bersama.

“Saya ingin potensi desa dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan ekonomi desa, Al Barra menyampaikan sejumlah arahan pemerintah pusat yang perlu menjadi perhatian hingga tingkat desa. Di antaranya menjaga disiplin fiskal, meningkatkan efisiensi anggaran, memperkuat ketahanan pangan lokal, menjaga iklim investasi, mempercepat digitalisasi pemerintahan, serta memastikan perlindungan sosial tepat sasaran.

Menurutnya, TPP P3MD memiliki posisi strategis untuk mengawal kebijakan tersebut agar dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat di desa.

“Arahan tersebut perlu dikawal sampai tingkat desa. Karena itu, tenaga pendamping profesional memiliki peran penting dalam menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Saudara harus memahami kebijakan daerah sekaligus kondisi desa,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.