Gus Fawait Bentuk Satgas Khusus, Targetkan Jember Bebas Krisis Stunting dan Kematian Ibu-Anak

oleh -222 Dilihat
IMG 20260127 WA0004
Bupati Jember, Gus Fawait. (Ist)

KabarBaik.co – Bupati Jember Gus Fawait mengambil langkah tegas dalam menangani masalah kesehatan serius di wilayahnya. Di hadapan 1.200 tenaga kesehatan di GOR PKPSO Kaliwates, Selasa (27/1), ia meluncurkan program Jember Cinta Kesehatan Ibu dan Anak sebagai respons atas tingginya angka stunting serta Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI-AKB).

Gus Fawait menekankan bahwa pola penanganan sektoral yang berjalan selama ini tidak lagi efektif. Mengacu pada data satu dekade terakhir, Jember kerap berada di posisi puncak kasus stunting dan AKI-AKB di Jawa Timur sebuah kondisi yang ia sebut sebagai ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa.

Strategi utama dalam gerakan ini adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Khusus. Berbeda dengan sebelumnya, satgas ini mengintegrasikan berbagai elemen untuk bergerak dalam satu komando.

Mulai dari Tenaga Kesehatan & Penyuluh KB sebagai garda terdepan layanan medis hingga keamann, peran TNI dan Polri turut memperkuat pergerakan di lapangan.

“Selama ini kerja penanganan terkesan berjalan sendiri-sendiri. Mulai hari ini, kita satukan semua dalam satu komando,” tegas Gus Fawait.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember mematok target penurunan angka stunting secara drastis pada tahun 2026, dengan ambisi menjadi daerah dengan angka stunting terendah di Jawa Timur pada periode 2029–2030.

Gus Fawait juga merombak struktur pendanaan.

“Anggaran kesehatan tidak lagi dipecah-pecah atau habis untuk agenda seremonial seperti seminar dan harus berdampak langsung pada masyarakat,” ungkapnha

Menariknya, di tengah efisiensi tersebut, Bupati memberikan jaminan kesejahteraan bagi para pejuang kesehatan.

“Saya memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi nakes di Jember tidak akan dikurangi, sebagai bentuk dukungan agar pelayanan publik tetap prima,” tutup Gus Fawait. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.