KabarBaik.co, Jember – Bupati Jember, Gus Fawait telah resmi melantik jajaran Direksi BUMD Perumda Perkebunan (PDP) Kahyangan di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (13/5) lalu.
Gus Fawait memberikan mandat khusus agar perusahaan plat merah ini tidak sekadar mengejar setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi di wilayah pelosok.
Ia menegaskan bahwa PDP Kahyangan memiliki posisi strategis karena operasionalnya bersentuhan langsung dengan masyarakat di kantong-kantong kemiskinan.
Bupati menekankan agar jajaran direksi tidak antikritik dan mampu berpikir out of the box. Pihaknya menginginkan standar keberhasilan perusahaan diukur melalui indikator pertumbuhan ekonomi dan kontribusi sosial yang nyata.
“Sebagai aktivis, mereka tidak boleh baperan dan tidak boleh anti terhadap kritik. Kita tidak ingin kinerja dinilai berdasarkan persepsi, kita harus adu data. Kita lihat angka konkret penanganan stunting, penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI/AKB), hingga pertumbuhan ekonomi di sekitar kebun,” tegas Gus Fawait, Jumat (15/5).
Selain itu, Bupati mendorong PDP Kahyangan untuk menangkap peluang program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), yang didukung melalui revisi Perda BUMD yang tengah berjalan.
Sebelumnya, Direktur Utama PDP Kahyangan yang baru, Gogot Cahyo Basoro, mengakui bahwa mengelola perusahaan perkebunan daerah merupakan tantangan besar.
Langkah awal yang akan ia tempuh adalah membenahi sistem manajerial agar lebih transparan.
Gogot berkomitmen mewujudkan prinsip Good Clean Corporate yang mengedepankan akuntabilitas dan semangat antikorupsi.
Gogot juga menekankan pentingnya merangkul masyarakat sekitar kebun agar tercipta rasa memiliki (sense of belonging).
“Jika masyarakat di pinggiran kebun merasakan manfaat nyata dari keberadaan kita, maka mereka akan ikut menjaga. Dengan begitu, potensi pencurian dan kebocoran aset bisa ditekan secara alami,” pungkasnya. (*)






