Gus Yahya Tegaskan Konflik Internal PBNU Berakhir, Struktural Kembali Solid

oleh -55 Dilihat
330e2f04 c5fb 49be affa 19a5756eef50
Gus Yahya saat menghadiri pertemuan jajaran PBNU di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya (istimewa)

KabarBaik.co – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan bahwa dinamika internal yang sempat terjadi di tubuh organisasi telah resmi berakhir. Gus Yahya memastikan seluruh jajaran struktural PBNU kini telah kembali kompak dan berjalan seperti semula.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya usai menghadiri pertemuan jajaran PBNU di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, pada Minggu (28/12). Pertemuan ini menjadi ajang penguatan komitmen antar pengurus setelah sebelumnya sempat terjadi perbedaan pandangan.

“Alhamdulillah, silaturahim ini momentum mengukuhkan apa yang telah disepakati di (Ponpes) Lirboyo (Kediri). Secara batin kita kukuhkan dalam silaturahim ini,” ujar Gus Yahya di hadapan awak media, Minggu (28/12).

Gus Yahya menjelaskan bahwa pertemuan di Surabaya ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan sebelumnya yang dicapai di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Dengan adanya pertemuan ini, ia berharap tidak ada lagi spekulasi mengenai keretakan di tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

“Semuanya sudah selesai. Struktural kembali seperti semula, dan kami fokus kembali pada agenda-agenda besar umat,” tambahnya.

Pertemuan di kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci PBNU. Suasana kekeluargaan tampak menyelimuti pertemuan tersebut, menandakan kembalinya stabilitas di internal PBNU menjelang pergantian tahun 2026. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.