KabarBaik.co, Blitar – Ancaman fenomena iklim ekstrem yang dijuluki El Nino ‘Godzilla’ mulai diantisipasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi ini berpotensi memicu cuaca panas berkepanjangan, kekeringan, hingga peningkatan risiko penyakit.
Kepala Dinkes Kabupaten Blitar Christine Indrawati, menyebut dampak perubahan cuaca ekstrem tidak bisa dianggap sepele karena berpengaruh langsung terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
“Perubahan cuaca yang ekstrem bisa berdampak pada daya tahan tubuh. Karena itu, masyarakat perlu melakukan langkah pencegahan sejak dini,” ujarnya, Senin (20/4).
Salah satu langkah sederhana yang dianjurkan adalah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Pada musim kering, paparan debu dan polusi cenderung meningkat dan dapat memicu gangguan pernapasan.
Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan mengonsumsi air putih sekitar dua hingga tiga liter per hari untuk mencegah dehidrasi akibat suhu panas.
Di sisi lain, Dinkes mengingatkan pentingnya penerapan 3M Plus, yakni menguras, menutup, serta memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat penampungan air. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab penyakit seperti demam berdarah.
Tak hanya itu, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga harus terus dijaga, mulai dari mencuci tangan dengan sabun hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Untuk menjaga imunitas, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta vitamin sesuai kebutuhan. Dengan kondisi tubuh yang prima, risiko terdampak penyakit akibat perubahan cuaca dapat ditekan.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Kalau muncul gejala sakit, segera periksakan ke fasilitas kesehatan agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.(*)








