Hardiknas 2026, Dispendik Jember Gelar Pameran Kreativitas Klaster Wilayah dan Revitalisasi 124 Sekolah

oleh -142 Dilihat
Kegiatan Hardiknas di Jember. (Ist)
Kegiatan Hardiknas di Jember. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Jember tampil beda tahun ini. Alih-alih hanya berfokus pada seremoni formal, Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember menggelar pameran besar-besaran yang menampilkan kreativitas siswa dan guru di Aula Griya Wiyata.

Pameran ini memamerkan beragam produk inovatif, mulai dari kerajinan tangan, produk UMKM, hingga inovasi di bidang pertanian, perikanan, dan lingkungan hidup. Menariknya, stan pameran dibagi menjadi beberapa klaster wilayahyang mencerminkan karakteristik geografis Jember.

“Kami membagi pameran dalam klaster perkotaan, perkebunan, pertanian, hingga perikanan. Ini adalah representasi nyata dari potensi daerah yang dimiliki Jember,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahyono, Selasa (12/5).

Arief menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wadah untuk membuktikan bahwa kualitas karya pelajar Jember memiliki daya saing tinggi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa karya anak-anak kita luar biasa, bahkan tidak kalah dengan hasil karya orang dewasa,” imbuhnya.

Perubahan konsep Hardiknas tahun ini, menurut Arief, merupakan arahan langsung dari Bupati Jember, Gus Bupati yang ingin pendidikan di Jember lebih membumi melalui rangkaian kegiatan produktif.

“Rangkaian acara dimulai dengan talk show pendidikan hingga gelar karya siswa-guru. Peserta melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga SLB dan PKBM,” ungkapnya.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan tarian bernuansa Tionghoa yang memukau pengunjung. Penampilan ini sengaja disuguhkan sebagai simbol inklusivitas di Kabupaten Jember.

“Jember adalah daerah multietnis dan multikultural. Melalui pendidikan, kita tegaskan tidak boleh ada tempat bagi intoleransi, bullying, maupun isu SARA,” tegas Arief.

Di sela acara, Arief juga membawa kabar baik mengenai infrastruktur pendidikan. Pada tahun 2026, sebanyak 124 titik sekolah di Jember tengah menjalani proses revitalisasi.

Proyek besar ini menelan anggaran hampir Rp 90 miliar yang bersumber dari dana Kementerian (Pusat), bukan APBD.

Arief menyebut capaian ini merupakan hasil lobi dan kerja keras Bupati Jember untuk mendapatkan dukungan pusat.

“Ini adalah wujud komitmen Bupati untuk menjemput bola ke pusat demi mewujudkan semangat Jember Baru, Jember Maju melalui fasilitas pendidikan yang lebih layak,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.