Hasil AVC Men’s Cup 2026: Laga Pembuka, Indonesia Tumbang atas Korea 3-0

oleh -682 Dilihat
TIMNAS AVC MENS 2026
Pelepasan skuad Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Men's Cup 2026 pekan lalu. (Foto PBVSI)

KabarBaik.co, India – Timnas voli putra Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan setelah takluk tiga set langsung dengan skor 22-25, 22-25, dan 21-25 pada laga pembuka Pool B AVC Men’s Volleyball Nations Cup 2026, Minggu (21/6) malam WIB.

Meski kalah 0-3, pertandingan sejatinya tidak sepenuhnya berjalan timpang. Indonesia bahkan sempat berada di atas angin pada set pertama saat unggul 20-17. Namun pengalaman dan ketenangan Korea Selatan di momen-momen krusial menjadi faktor pembeda yang membuat skuad Garuda gagal mengamankan set pembuka.

Kekalahan ini sekaligus menunjukkan bahwa selisih kualitas kedua tim tidak sebesar yang tergambar dari skor akhir. Indonesia mampu mengimbangi Korea dalam aspek serangan maupun blok, tetapi kesalahan sendiri yang masih tinggi serta kesulitan membendung opposite hitter Shin Ho-jin membuat peluang mencuri set demi set akhirnya sirna.

Pada set pertama, Indonesia tampil agresif dan berhasil menekan Korea melalui variasi serangan dari sektor sayap. Momentum sempat berada di tangan anak asuh Reidel Toiran ketika unggul tiga poin pada kedudukan 20-17. Namun setelah itu Korea menunjukkan kematangan permainan mereka.

Serangkaian kesalahan kecil dari Indonesia dimanfaatkan dengan baik oleh Korea untuk mengejar ketertinggalan. Saat memasuki poin-poin kritis, distribusi bola yang tenang dari kapten sekaligus setter Hwang Taek-eui membuat Korea mampu membalikkan keadaan dan merebut set pertama 25-22.

Memasuki set kedua, Indonesia kembali memberikan perlawanan sengit. Namun berbeda dengan set pertama, Korea lebih sering memegang kendali permainan sejak awal dengan keunggulan dua hingga tiga poin. Indonesia beberapa kali berhasil mendekat, tetapi gagal menyamakan kedudukan karena masih terlalu sering kehilangan poin akibat error sendiri, termasuk dari servis yang tidak masuk.

Situasi serupa kembali terlihat pada set ketiga. Saat Indonesia berusaha bangkit, Korea justru semakin nyaman memainkan ritme pertandingan. Serangan-serangan cepat dan efektif membuat pertahanan Indonesia terus berada di bawah tekanan hingga akhirnya set penutup menjadi milik Korea dengan skor 25-21.

Salah satu pembeda paling mencolok dalam pertandingan ini adalah performa luar biasa opposite hitter Korea Selatan, Shin Ho-jin. Pemain yang sebelumnya juga menjadi top skor saat menghadapi Thailand itu kembali tampil sebagai mesin poin utama timnya.

Beberapa kali spike keras Shin Ho-jin gagal dibendung blok Indonesia. Bahkan ketika posisi blok sudah terbentuk, opposite andalan Korea tersebut tetap mampu menemukan celah untuk menghasilkan angka. Kehadirannya menjadi senjata utama yang membuat Korea mampu keluar dari tekanan, terutama saat Indonesia sempat memimpin pada set pertama.

Secara statistik permainan, Indonesia sebenarnya tidak kalah jauh dalam urusan attack maupun block. Namun efektivitas penyelesaian akhir dan minimnya kesalahan menjadi keunggulan Korea sepanjang pertandingan.

Korea mampu tetap tenang saat tertinggal dan memanfaatkan setiap peluang yang diberikan lawan. Sebaliknya, Indonesia masih terlalu sering kehilangan poin gratis akibat error yang seharusnya bisa dihindari.

Hasil ini membuat Indonesia harus segera berbenah jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup. Konsistensi permainan, kualitas servis, dan pengurangan unforced error menjadi pekerjaan rumah utama yang harus diselesaikan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.