Hasil BWF World Championships 2026: Akhirnya Langkah Dua Wakil Ganda Putri Indonesia Terhenti

oleh -201 Dilihat
RAHEL UBER
Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel/Febi.

KabarBaik.co, India – Langkah dua wakil ganda putri Indonesia di BWF World Championships 2026 akhirnya terhenti pada babak perempat final. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum sama-sama gagal melangkah ke semifinal setelah kalah dari pasangan unggulan.

Dalam laga di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, Jumat (21/8) siang WIB, Ana/Trias yang berstatus unggulan ke-13 harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee. Mereka kalah dua gim langsung dengan skor 11-21, 11-21.

Sementara itu, Rachel/Febi yang menjadi unggulan ke-12 juga gagal memberikan kejutan. Mereka ditundukkan pasangan China unggulan kedelapan, Li Yi Jing/Luo Xu Min, dengan skor 13-21, 14-21.

Hasil tersebut membuat Indonesia kehilangan dua wakil sekaligus dari sektor ganda putri pada babak delapan besar Kejuaraan Dunia 2026.

Sebenarnya, Febriana/Meilysa datang ke perempat final dengan modal performa yang cukup menjanjikan. Sepanjang musim 2026, pasangan yang akrab disapa Ana/Trias tersebut menunjukkan perkembangan dan konsistensi yang membuat mereka mampu bersaing dengan pasangan elite. Namun, menghadapi Baek/Lee, Ana/Trias kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.

Sejak gim pertama, pasangan Korea Selatan mampu memberikan tekanan dan membuat Ana/Trias tidak leluasa membangun pola permainan. Baek/Lee akhirnya mengamankan gim pembuka dengan skor 21-11. Situasi tidak banyak berubah pada gim kedua. Ana/Trias kembali berada dalam tekanan dan harus kehilangan banyak angka. Baek/Lee akhirnya memastikan kemenangan setelah kembali menang 21-11.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Ana/Trias di Kejuaraan Dunia 2026. Pengalaman Baek/Lee dalam pertandingan besar menjadi salah satu faktor yang membuat pasangan Korea Selatan mampu menjaga kendali pertandingan. Ana/Trias yang sebelumnya menunjukkan kemampuan mengalahkan pasangan unggulan kali ini tidak mampu memberikan perlawanan hingga akhir.

Nasib serupa dialami Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Menghadapi Li Yi Jing/Luo Xu Min, Rachel/Febi sempat berusaha memberikan perlawanan sejak awal laga. Namun, pasangan China yang memiliki pertahanan solid dan kemampuan mengubah bola netral menjadi serangan mampu menjaga tekanan. Li/Luo berhasil merebut gim pertama dengan skor 21-13.

Memasuki gim kedua, Rachel/Febi kembali mencoba keluar dari tekanan. Akan tetapi, pasangan China tetap mampu mempertahankan konsistensi permainan. Rachel/Febi akhirnya kembali kalah 14-21 sekaligus harus mengakhiri perjuangan mereka di babak delapan besar.

Kekalahan ini membuat dua wakil ganda putri Indonesia yang sebelumnya sama-sama menjadi unggulan harus tersingkir pada hari yang sama.ya Tiga Wakil

Meski kehilangan dua wakil dari ganda putri, perjuangan Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026 belum berakhir. Sebelumnya, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah telah menjadi wakil Indonesia pertama yang memastikan tiket semifinal setelah membuat kejutan dengan mengalahkan Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang dua gim langsung, 21-18, 21-15.

Menariknya, Amri/Nita berstatus non-unggulan, tetapi justru menjadi pasangan pertama dari Indonesia yang menembus empat besar.

Selain Amri/Nita, Indonesia masih menaruh harapan pada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di sektor ganda putra serta Alwi Farhan pada tunggal putra.

Fajar/Fikri yang merupakan unggulan kedua menghadapi pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan. Mereka menjadi salah satu kandidat terkuat Indonesia setelah tampil impresif sepanjang musim 2026 dan menjuarai Japan Open serta China Open secara beruntun.

Sementara itu, Alwi Farhan menghadapi unggulan keenam asal Taiwan, Chou Tien Chen. Alwi memiliki modal penting berupa kemenangan atas Chou pada All England 2026. Dengan demikian, meski dua wakil ganda putri telah tersingkir, Indonesia masih berpeluang menambah wakil di semifinal.

Kejutan Amri/Nita menjadi secercah harapan di tengah gugurnya Ana/Trias dan Rachel/Febi. Kini, perhatian Merah Putih tertuju kepada Fajar/Fikri dan Alwi untuk melanjutkan perjuangan sekaligus menjaga peluang Indonesia mengakhiri paceklik gelar Kejuaraan Dunia yang terakhir kali diraih pada 2019. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.