KabarBaik.co, India- Harapan India untuk melihat pasangan andalannya melangkah lebih jauh di Kejuaraan Dunia BWF 2026 kandas di perempat final. Pasangan ganda putra unggulan kelima, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, harus mengakui ketangguhan unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Bermain di hadapan pendukung tuan rumah di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Jumat (21/8), Satwik/Chirag justru tak mampu mengimbangi permainan Liang/Wang. Pasangan China tersebut mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-9, sekaligus memupus harapan tuan rumah untuk melihat salah satu pasangan terbaiknya mendapatkan medali.
Hasil tersebut kembali menegaskan keunggulan Liang/Wang dalam persaingan dengan Satwik/Chirag. Duel kedua pasangan dalam beberapa pertemuan terakhir memang kerap berlangsung ketat, termasuk ketika Liang/Wang menang dramatis 26-24 pada gim ketiga di Thomas Cup 2026.
Namun, kali ini Liang/Wang tidak memberi kesempatan kepada pasangan India untuk membawa pertandingan ke gim penentuan. Setelah mengamankan gim pertama 21-18, pasangan China tersebut semakin dominan pada gim kedua dan menutup laga dengan keunggulan 12 poin.
Kemenangan itu terasa semakin penting bagi Liang/Wang. Sebab, keduanya bukan hanya berhasil menyingkirkan unggulan kelima, tetapi juga mengakhiri langkah salah satu pasangan yang paling diharapkan India untuk meraih hasil besar di depan publik sendiri.
Sejatinya, Satwik/Chirag datang ke turnamen dengan reputasi sebagai mantan pasangan nomor satu dunia dan peraih medali emas Asian Games. Sementara itu, Liang/Wang menyandang status sebagai peraih medali perak Olimpiade Paris 2024. Pertemuan dua pasangan papan atas tersebut pun layak disebut sebagai “final dini” di sektor ganda putra.
Bagi Liang/Wang, kemenangan dua gim ini menjadi modal penting untuk melangkah ke semifinal sekaligus menjaga posisi China dalam persaingan perebutan gelar dunia. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan bagi India yang tampil sebagai tuan rumah.
Namun, India secara mengejutkan sukses meloloskan ganda putrinya yang non-unggulan ke semifinal. Unggulan keempat asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, harus tersingkir secara dramatis di perempat final dari pasangan tuan rumah, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela, Jumat (21/8).
Sempat mengamankan gim pertama 21-16, Jia/Zhang gagal mempertahankan momentum dan dipaksa menyerah pada dua gim berikutnya dengan skor 15-21, 13-21.
Sementara itu, di pertandingan lain, dua tiket semifinal lainnya dari ganda putra juga telah diamankan pasangan unggulan. Unggulan keempat asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, tampil meyakinkan dengan menundukkan pasangan China Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dua gim langsung 21-11, 21-17.
Adapun unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, juga tak menemui hambatan berarti. Mereka mengatasi unggulan keenam asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan skor identik 21-16, 21-16.
Dengan demikian, Liang/Wang, Chia/Soh, dan Kim/Seo telah memastikan tempat di semifinal, sementara satu tiket terakhir masih diperebutkan dalam laga perempat final yang berlangsung di New Delhi.
Komposisi tersebut membuat persaingan menuju podium ganda putra semakin menarik. Tiga pasangan dari tiga negara berbeda—China, Malaysia, dan Korea Selatan—sudah menempati empat besar, sementara satu tempat terakhir akan menentukan susunan lengkap semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026. (*)








