KabarBaik.co, Solo – Nafas Jakarta Electric PLN Mobile di seri Solo belum habis. Setelah berada di ujung tanduk akibat tertinggal dua set langsung, tim kolektor gelar juara terbanyak Proliga ini menunjukkan mental baja. Melalui pertarungan penuh determinasi di set ketiga, Electric PLN sukses mencuri kemenangan 17-25, sekaligus memperpanjang nafas pertandingan ke set keempat.
Saat tekanan berada di puncak tertinggi, Neriman Ozsoy membuktikan mengapa dirinya adalah ruh permainan Electric PLN. Pemain veteran asal Turki ini tampil meledak di set ketiga, menghujamkan bola-bola keras yang meruntuhkan pertahanan kokoh Popsivo.
Namun, bintang sebenarnya di set ini adalah Ersandrina Devega Salsabila. Pemain lokal yang akrab disapa Caca ini tampil relatif tanpa celah. Saat pemain asing baru mereka, Kara Bajema, masih berjuang mencari sentuhan terbaiknya, Caca hadir sebagai pahlawan tak terduga. Penempatan bolanya yang cerdik dan pertahanan yang rapat membuat barisan pemain Popsivo frustrasi.
Popsivo Polwan yang awalnya tampil begitu dominan lewat Malwina Smarzek dan Yonkaira Peña, justru tampak kehilangan momentum. Kesalahan-kesalahan sendiri di poin kritis membuat keunggulan yang mereka bangun di awal set ketiga menguap begitu saja. Skor 20-25 menjadi bukti bahwa dominasi Smarzek bisa dipatahkan jika Electric PLN bermain dengan kolektivitas tinggi.
Dengan kedudukan kini menjadi 2-1, atmosfer di GOR Sritex Arena semakin membara. Bagi Popsivo, set keempat adalah harga mati jika mereka ingin mengamankan 3 poin penuh. Sebaliknya, Electric PLN kini memiliki momentum besar untuk memaksakan laga menjadi full set.
Akankah kebangkitan Neriman dan Caca berlanjut menjadi comeback yang menyakitkan bagi Popsivo? Ataukah duo Smarzek-Peña akan segera mengakhiri perlawanan si “Kuning Biru” di set berikutnya?
Skor Sementara:
- Set 1: 25-21 (Popsivo Polwan)
- Set 2: 25-22 (Popsivo Polwan)
- Set 3: 20-25 (Jakarta Electric PLN)







