Hasil Final Piala Presiden 2026: Peralta Kartu Merah, Persib vs Persebaya Lanjut Adu Penalti

oleh -6359 Dilihat
BAJUL IJO

KabarBaik.co, Balik — Drama final Piala Presiden 2026 di Stadion I Wayah Dipta, Bali, Kamis (6/8) malam masih terus berlanjut. Setelah gagal menentukan pemenang dalam waktu normal, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya juga tidak mampu memecahkan kebuntuan sepanjang babak tambahan waktu 2×15 menit.

Pertandingan bahkan diwarnai kartu merah untuk Mariano Peralta sebelum akhirnya pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Memasuki babak extra time, kedua pelatih kembali mengandalkan kedalaman skuad masing-masing. Persib yang mulai kehilangan tenaga memasukkan sejumlah pemain muda, di antaranya Nazriel Alfaro dan Muhammad Adzikry Fadlillah, untuk menjaga intensitas permainan di tengah kelelahan para pemain inti.

Meski tempo pertandingan sedikit menurun akibat faktor kebugaran, kedua tim tetap berusaha mencari gol kemenangan. Hingga babak pertama extra time berakhir, skor masih bertahan 1-1.

Persib tetap tampil dominan dalam penguasaan bola. Sepanjang babak tambahan waktu, Maung Bandung mengendalikan sekitar 70 persen ball possession, sementara Persebaya kembali memilih menunggu momentum melalui serangan balik cepat.

Namun, dominasi tersebut belum mampu menghasilkan tambahan gol. Persib hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran, sedangkan Persebaya justru lebih efektif dengan total empat shots on target.

Laga juga semakin keras memasuki penghujung extra time. Wasit beberapa kali harus mengeluarkan kartu untuk meredam tensi pertandingan. Hingga babak tambahan waktu berakhir, Persib mengoleksi enam kartu kuning, sedangkan Persebaya menerima dua kartu kuning.

Puncak drama terjadi pada menit ke-112. Mariano Peralta yang baru masuk pada babak kedua melakukan pelanggaran keras terhadap Francisco Rivera. Wasit sempat membiarkan permainan berlanjut sebelum akhirnya meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Setelah melihat tayangan ulang, wasit mengubah keputusannya dan langsung mengganjar Peralta dengan kartu merah.

Keputusan tersebut membuat Persib harus memainkan sisa pertandingan dengan hanya 10 pemain. Meski unggul jumlah pemain pada menit-menit akhir extra time, Persebaya gagal memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol kemenangan.

Hingga peluit panjang babak tambahan waktu dibunyikan, skor tetap tidak berubah, 1-1. Dengan hasil itu, partai final Piala Presiden 2026 harus ditentukan melalui babak adu penalti untuk memastikan siapa yang berhak mengangkat trofi juara sekaligus membawa pulang hadiah utama senilai Rp8 miliar.

Drama selama 120 menit memperlihatkan dua pendekatan permainan yang berbeda. Persib lebih dominan menguasai bola, sedangkan Persebaya tampil lebih efektif dalam menciptakan peluang.

Namun, solidnya pertahanan kedua tim serta penampilan disiplin para penjaga gawang membuat tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga akhir extra time.

Kini, seluruh harapan kedua tim bertumpu pada ketenangan para algojo dan ketangguhan kiper dalam babak adu penalti.  Yang menarik, di detik-detik akhir extra time, Igor Tolic menarik kiper utama Teja Paku Alam. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.