Heboh! Caleg PAN Ngamuk di Kantor PPK Lenteng Sumenep, Ancam Bunuh Petugas

oleh -638 Dilihat
caleg petahana DPR RI dari PAN, Slamet Aryadi, mengamuk di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lenteng,

KabarBaik.co – Viral video seorang caleg petahana DPR RI dari PAN, Slamet Aryadi, mengamuk di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura. Diduga, Slamet marah karena adanya penggelembungan suara di internal partainya.

Dalam video yang beredar, Slamet terlihat mendatangi kantor PPK bersama sejumlah orang. Ia marah-marah dan mengancam akan membunuh petugas PPK jika tidak keluar dari ruangan.

“Suruh keluar kalau laki-laki, suruh keluar ya jangan macam-macam. Kalian laki-laki suruh keluar semua, kalau tidak mati bukan Slamet ya kalau macam-macam,” kata Slamet dalam video tersebut.

Baca juga:  Caleg Gagal? Waspada Gangguan Jiwa, Ini Tips untuk Mereka

Komisioner KPU Sumenep, Rofiqi Tanzil membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat (1/3) malam setelah pleno rekapitulasi suara di PPK Lenteng.

“Ada beberapa orang yang mengaku keberatan dengan hasil perolehan suara di salah satu partai politik di internal partai. Tapi itu sudah pasca penandatanganan D hasil, jadi teman-teman diminta untuk mengembalikan. Kemudian teman-teman bingung karena itu di internal partai,” kata Tanzil seperti dilansir laman detikcom.

Baca juga:  Viral! Video Segerombolan Orang Angkut Bantuan Paving di Banyuwangi, Diduga Suruhan Caleg Gegara Suara Jeblok

Tanzil juga mengatakan bahwa Slamet sempat mengancam akan membunuh petugas PPK. KPU Sumenep telah melakukan komunikasi dengan PPK Lenteng untuk menyikapi ancaman tersebut.

“Sesuai dengan video yang beredar itu ada pengancaman ke teman-teman PPK. Nanti kita sinkronkan di tingkat kabupaten, ini untuk hal-hal yang barangkali ada dugaan seperti itu,” imbuhnya.

Dugaan penggelembungan suara yang disampaikan Slamet terjadi di internal PAN. Ada caleg DPR RI dari PAN yang diduga suaranya mengalami penggelembungan. Sehingga dia meminta untuk dilakukan pengecekan kembali.

Baca juga:  50 Calon Anggota DPRD Gresik Terpilih, Hasil Prediksi dari Real Count KPU (3)

“Dugaan penggelembungan kan kemarin yang sempat beredar itu dan itu terjadi di internal partai, tidak dengan partai lain. Informasinya seperti itu (dia incumbent DPR RI),” terang Tanzil.

Sementara itu, proses rekapitulasi tingkat kabupaten di Sumenep sampai hari ini baru selesai 8 kecamatan dari total 27 Kecamatan. Rekapitulasi tingkat Kabupaten di KPU Sumenep ini sudah berlangsung sejak 29 Februari hingga 5 Maret 2024.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.